• News

  • Bisnis

Terapkan PM 26, Kemenhub Bakal Awasi Taksi Online dengan Stiker Khusus

Ilustrasi Taksi Online
Istimewa
Ilustrasi Taksi Online

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) siap menerapkan  rancangan revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek ( PM 26) atau dikenal dengan Permenhub taksi online.

PLT Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Hindro Surahmat menjelaskan kalau nantinya setiap unit taksi online diawasi dengan pengunaan stiker atau tempelan. 

"Hal-hal lain yang sebelumnya belum diatur di PM 26 terkait dengan stiker. Stiker itu gini, kita tak bisa bayangkan kalau orang usaha enggak jelas. Selama ini kejelasan angkutan umum itu plat kuning. Angkutan sewa sendiri ada tanda-tandanya," jelas dia di kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (23/10/2017).

Dia pun mengakui bahwa saat ini aturan mengenai stiker masih dipersoalkan. Oleh karenanya sosialisasi tengah dilakukan terus agar nanti ketika diimplementasikan tidak membutuhkan masa transisi yang terlalu lama.

"Stiker itu sebenarnya untuk menandakan supaya tak terjadi kesalahpahaman. selama ini terjadi kesalahpahaman kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan sewa khusus, akhirnya banyak kendaraan pribadi yang 'babak belur' dikira angkutan sewa khusus karena terjadi gesekan di lapangan," paparnya.

Stiker, tambah dia, juga untuk melakukan kontrol terhadap kuota angkutan taksi online yang beroperasi di tiap-tiap wilayah. Di negara lain pun kata dia nampaknya sudah ada penerapan stiker terhadap angkutan online.

"Karena ada kuota oleh karena itu bagaimana kontrolnya. Nah stikernya itu katanya di negara-negara luar juga menggunakan stiker ya. di Malaysia katanya sudah mengenakan stiker, di Inggris. jadi sebenarnya untuk kontrol," tandasnya.

Reporter : Pramirvan Datu Aprilatu
Editor : Firman Qusnulyakin