• News

  • Bisnis

Perhiasan Emas dan Berlian Masih Prospektif untuk Investasi saat Pandemi

Ilustrasi perhiasan emas.
Ilustrasi perhiasan emas.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Membeli perhiasan atau berlian pada saat pandemi virus corona (COVID-19) tetap prospektif menjadi investasi bagi masyarakat, kata seorang pebisnis perhiasan dan berlian.

"Perhiasan memiliki nilai seni yang sangat indah dan tidak lekang oleh waktu (everlasting)," kata Agnes Susanto, pebisnis perhiasan dan berlian di Jakarta, Selasa.(20/10/2020)

Apalagi, harga jual terus meningkat sehingga akan sangat terasa perhiasan menjadi instrumen investasi berharga dan jangka panjang.

Perancang sekaligus pemilik dari Agnes Jewelry ini menceritakan sejak awal pandemi, galeri perhiasannya tidak diizinkan buka demi menekan penyebaran virus corona.

Agar roda bisnis miliknya tetap berputar, Agnes menerapkan penjualan daring melalui surat elektronik (e-mail), WhatsApp serta media sosial lainnya.

"Dampak dari pandemi sebenarnya terasa di semua lini bisnis konvensional, tidak terkecuali bisnis jewelry, cukup terasa pada tiga bulan awal saat galeri harus tutup sementara sesuai regulasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah," katanya.

Hal lain yang membuatnya tetap bertahan di tengah pandemi, kata dia, karena karakter dari rancangannya yang membuat gerainya memiliki langganan setia.

Meski galeri perhiasannya sempat tutup, ada saja pelanggan yang mempercayakan pembelian perhiasan dan berlian melalui daring.

Dari awal karirnya menjadi seorang designer jewelry, dia selalu bertekad mempunyai karakter yang sangat kuat dalam mendesain sebuah perhiasan dengan daya saing tinggi

Jual-beli dengan melibatkan teknologi disadari Agnes akan menghadapi pertanyaan baik atau tidak kualitasnya serta ada penipuan atau tidak.

Menurut Agnes, lebih baik membeli perhiasan pada langganan atau yang sudah terpercaya untuk menghindari penipuan.

Sementara untuk membedakan kualitas dari satu berlian itu baik atau tidak, bisa terlihat dari kejernihannya (clarity). Kemudian pola pemotongan (cutting) berlian juga mempengaruhi kualitas perhiasan itu sendiri.

"Lalu, polish (polesan) dan proportion (kandungan) sebuah berlian, merupakan nilai yang terpenting dalam membedakan berlian tersebut, berkualitas baik atau tidak," ujar Agnes, seperti dilansir Antara

Editor : Irawan.H.P