• News

  • Bisnis

ESDM: 75 Pelanggan Minta Cabut Subsidi Listrik Berjiwa Pancasilais

Meteran Listrik
Rumah
Meteran Listrik

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Komunikasi, Hadi M Djuraid mengatakan langkah pemerintah mencabut subsidi listrik 900 Volt guna menekan subsidi listrik yang lebih tepat dinikmati masyarakat yang seharusnya disubsidi. 

Langkah selanjutnya, Kementerian ESDM menyiapkan posko pengaduan sejak 1 Januari 2017 lalu. Namun, dalam catatannya sejauh ini sebanyak 75 pelanggan PLN mengadu menyatakan tidak mau disubsidi. 

Hal itu, tentunya jadi kondisi yang luar biasa, sudah terciptanya budaya malu menerima yang bukan kapasitasnya dalam menikmati listrik. 

"Memperlihatkan ada kesadaran di tengah masyarakat bahwa subsidi hanya untuk masyarakat miskin dan tidak mampu. Sudah ada budaya malu jika mengambil hak orang miskin. Mereka yang 75 itu yang sadar itu, menurut saya berjiwa Pancasilais," kata Hadi dalam diskusi di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Menurut data pemerintah, ada 18,7 juta dari 22,8 juta pelanggan listrik 900 VA yang dinyatakan tidak berhak mendapat subsidi. Alasannya mereka bukan orang kategori miskin. 

"Mereka (75 pelanggan) enggak mau disubsidi. Ini menarik, biasanya yang mengadu yang keberatan subsidi dicabut. Tapi yang 75 ini, ingin mencabut subsidinya dengan sukarela," katanya. 

 

Reporter : Pramirvan Datu Aprilatu
Editor : Firman Qusnulyakin