• News

  • Bisnis

Program Rumah Subsidi Bakal Dievaluasi Pemerintah

Ilustrasi Perumahan
Housing Estate
Ilustrasi Perumahan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Program rumah bersubsidi yang dicanangkan oleh Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (Jokowi-JK) bakal dievaluasi pelaksanaannya.

Untuk itu, Pemerintah membentuk tim yang merupakan bagian dari Program Pembangunan Sejuta Rumah milik pemerintah, yang dimulai sejak April 2015 lalu, yang memberikan dukungan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Menteri PUPR telah menugaskan kami membentuk sebuah tim yang akan menilai kualitas rumah sebelum mendapatkan bantuan KPR FLPP," ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lana Winayanti dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/6/2017).

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan telah menyalurkan subsidi perumahan melalui kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). 

Selain itu, subsidi diberikan dalam bentuk subsidi selisih bunga (SSB), subsidi bantuan uang muka (SBUM), dan pembebasan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk rumah sederhana tapak dan rumah susun.

Lana menjelaskan, tim itu nantinya juga akan melakukan pembinaan kepada pengembang dan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam hal perizinan serta pembangunan rumah bagi MBR. Sehingga kualitas rumah dapat sesuai dengan harapan penghuninya.

Menurut Lana, penilaian terhadap kualitas rumah subsidi yang dibangun para pengembang di semua daerah di Indonesia akan memudahkan penerbitan sertifikat laik fungsi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan dan Gedung. 

Pada 2017, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk FLPP Rp 9,7 triliun guna memfasilitasi 120 ribu unit rumah, SSB Rp 3,7 triliun untuk 225 ribu unit rumah, dan SBUM Rp 2,2 triliun untuk 550 ribu unit rumah. Adapun hingga 12 Juni 2017, KPR FLPP telah disalurkan kepada 5.897 unit dengan nilai Rp 673,74 miliar.

Reporter : Irawan Hadi Prayitno
Editor : Firman Qusnulyakin