• News

  • Gayahidup

Terungkap Hasil Otopsi Kematian Misterius Naya Rivera 

Aktris Naya Rivera
Istimewa
Aktris Naya Rivera

CALIFORNIA, NETRALNEWS.COM - Aktris Naya Rivera (33) dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam. Laporan itu telah dikonfirmasi sebuah autopsi pada Selasa (14/7/2020).

Kematiannya terdaftar sebagai kecelakaan. Temuan menyatakan bahwa kondisi tubuhnya konsisten dengan waktu dia tenggelam di danau. Laporan menambahkan, tidak ada tanda-tanda bahwa narkoba atau alkohol berperan dalam kecelakaan ini.

Rivera hilang pada 8 Juli 2020 di Danau Piru di California, 20 mil dari tempat dia dibesarkan. Putranya yang berumur empat tahun, Josey ditemukan tertidur sendirian di atas kapal ponton tapi tidak ada Rivera.

Rivera disebut mengenal danau itu dengan baik dan menganggapnya sebagai 'suaka'. Tetapi danau dikenal karena arus air yang kuat dan dingin.

"Tidak ada cedera traumatis atau proses penyakit yang diidentifikasi saat otopsi. Tidak ada indikasi dari penyelidikan atau pemeriksaan bahwa obat-obatan atau alkohol berperan dalam kematian almarhum, tetapi spesimen akan diajukan untuk pengujian toksikologi," tulis laporan, dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (15/7/2020).

Tanggal hasil dikonfirmasi terdaftar pada Senin, 13 Juli. Tubuh bintang Glee itu ditemukan dari bagian timur laut Danau Piru, yang terletak 50 mil utara Los Angeles.

Sheriff County Ventura Bill Ayub mengatakan tidak ada yang mengindikasikan adanya pelanggaran atau dia meninggal karena bunuh diri. Keluarganya juga merilis pernyataan pertama mereka setelah otopsi mengkonfirmasi kematian pada hari Selasa dan keluarga membayar upeti.

Sebagai informasi, pencarian almarhum dimulai setelah anaknya ditemukan tertidur sendirian di sebuah perahu di tengah danau. Tidak ada jejak Rivera. Dia mengatakan aktris itu tidak pernah kembali ke kapal setelah berenang.

Keluarga almarhum yang bingung terlihat di danau mencoba membantu simpatisan dalam pencarian jasad. Pada hari Senin, pencarian terasah di sebuah teluk, di mana aktris itu sempat mengambil foto Josey dan mengirimkannya ke kerabat 90 menit sebelum dia ditemukan di kapal.

"Ada foto yang dikirim ke anggota keluarga yang menunjukkan bocah itu di atas kapal dengan teluk. Kami menemukan di mana teluk itu berada," kata Robert Inglis dari Kantor Pencarian & Penyelamatan Kantor Wilayah Sheriff kepada Us Weekly. 

Robert cuirga bahwa kematian terjadi akibat hembusan angin kencang. Pasalnya perahu ponton diketahui sangat ringan dan angin bisa mendorongnya, sehingga almarhum tak bisa menggapai perahu itu. 

"Dia mungkin mencoba berenang setelah perahu. Tapi itu semua spekulasi. Setelah kami menemukannya, kami akan memberi pernyataan lebih lanjut," kata dia.

Danau itu sendiri memiliki luas sekitar 1.200 hektar dan dapat mencapai kedalaman hingga 130 kaki. Dengan jarak pandang hampir nol, penyelam manusia terpaksa mencari jasad dengan perasaan. Demikian disampaikan Eric Buschow, juru bicara Kantor Wilayah Ventura, mengatakan pada konferensi pers Jumat malam.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati