• News

  • Bola

Sudutkan Giroud, Dugarry Menyesal dan Meminta Maaf

Christophe Dugarry
dok.FourFourTwo
Christophe Dugarry

PARIS, NNC - Mantan pemain timnas Prancis, Christophe Dugarry, mengaku sangat menyesal dan telah meminta maaf atas perkataannya yang sangat menyudutkan striker timnas Prancis Olivier Giroud.

Sebagai informasi, Giroud pernah dibuat marah mendengar komentar Dugarry yang mengatakan Prancis tidak akan memenangkan Piala Dunia bersama pemain 31 tahun itu. Perkataan itu dilontarkan sebagai kritik atas pilihan Didier Deschamps yang lebih memilih Giroud ketimbang striker yang menurutnya lebih top seperti Karim Benzema atau Alexander Lacazette.

"Saya sangat tidak nyaman. Bukan itu yang saya maksud. Saya seharusnya mendukung argumen saya. Kalimat ini bodoh, kosong, dan menjijikkan," ujar Dugarry kepada RMC.

"Tentu saja kami bisa memenangkan Piala Dunia bersama Giroud. Kami melakukan itu dengan saya dan kami ke final bersama Raymond Domenech. Dia layak mendapat tempatnya. Dia mungkin lebih layak dari saya pada saat itu," imbuh Dugarry mencoba meralat perkataannya.

"Dia tidak punya kekurangan dalam segala hal yang dilakukannya selama bertahun-tahun. Saya mengirimnya pesan singkat untuk meminta maaf," katanya.

Dugarry merupakan bagian dari genderasi emas timnas Prancis. Pada tahun 1998, ia ikut berperan mempersembahkan gelar juara dunia kepada Prancis. Meski sebenarnya ia tidak terlalu berperan karena lebih banyak tampil sebagai pemain cadangan.

Di babak final melawan Brasil, Dugarry tampil menggantikan Stephane Guivarch pada menit ke-66. Timnas Prancis akhirnya memenangkan pertarungan dengan skor 3-0.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya