• News

  • Bola

Potensi "Perang Saudara" di Final Piala Liga Inggris


LONDON, NETRALNEWS - Partai puncak Piala Liga Inggris musim ini antara Liverpool kontra Manchester City yang berlangsung di Wembley Stadium, Minggu (28/2/2016) sore waktu setempat berpotensi memunculkan perang saudara.

Andaikata Kolo Toure diturunkan manajer The Reds, Juergen Klopp, sejak menit pertama, maka dipastikan ia akan bertarung dengan adiknya yang menjadi gelandang andalan The Citizens, Yaya Toure.

Belakangan, Klopp kerap memainkan Kolo sebagai salah satu palang pintu di lini belakang Liverpool untuk berdampingan dengan Mamadou Sakho. Hal ini disebabkan cederanya dua bek tengah Dejan Lovren dan Martin Skrtel.

Namun, seiring dengan sembuhnya Skrtel dan Lovren, di mana keduanya sudah berlatih hari Jumat (26/2) kemarin, maka kans Kolo tampil sebagai starter di laga final melawan City besok terbilang tipis, dan bahkan nyaris mustahil.

Meski demikian, Kolo tak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab, di matanya, yang terpenting adalah Liverpool dapat memenangkan pertandingan dan menjadi juara.

"Jika kami berdua ada di lapangan maka akan sangat luar biasa untuk berhadapan dengannya di final. Saya berharap bisa menghadapinya. Jika tidak, yang terpenting tim saya menang," tegasnya.

Kolo mengakui sampai pertandingan belum digelar, ia tidak berkomunikasi dengan adiknya tersebut. "Saya dan Yaya tidak akan berbicara sebelum laga nanti, tidak ada telpon-telponan, tidak bertukar sms, tidak ada perasaan apapun. Kami berdua akan berperang. Kami berdua ingin menang dan kami baru akan bicara setelah itu," tandasnya.

Jika pertemuan ini terwujud, maka ini pertama kalinya Kolo dan Yaya bertarung pada partai penentuan, setelah dalam tiga musim terakhir hanya bertemu dua kali semusim di Liga Primer Inggris.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : ME Gunawan
Sumber : Liverpool Echo