• News

  • Bola

Lebarkan Sayap, Komunitas Sepakbola Uni Papua Kerja Sama Sambangi Eropa

Ilustrasi Sepakbola.(Spark)
Ilustrasi Sepakbola.(Spark)

LONDON, NETRALNEWS.COM - Komunitas Sepakbola Uni Papua menjalin kerja sama dengan klub sepakbola di Eropa dan juga yang ada di Kerajaan Inggris. Karena, Eropa sampai saat ini masih menjadi kiblat persepakbolaan dunia.

Hal ini juga yang mendorong Uni Papua untuk melebarkan sayapnya hingga ke Eropa selain visi-misi Uni Papua Indonesia yang bertujuan untuk mencapai agenda 2030 Sustainable Development Goals.

CEO Uni Papua Harry Widjaja seperti dikutip dari Antara menjelaskan, tujuan menyambangi Eropa untuk memperkenalkan profil dan program Uni Papua sekaligus melaporkan Uni Papua Indonesia akan menjalin kerjasama dengan beberapa organisasi di London.

.Diharapankannya KBRI dapat mendukung Uni Papua sebagai bagian dari diplomasi budaya Indonesia. Tahun 2017 merupakan tahun yang penting bagi Uni Papua untuk memberikan yang lebih baik lagi bagi bangsa dan Negara Indonesia.

"Selain untuk kegiatan kemanusiaan dan perdamaian, Uni Papua dinilai dapat menjadi agen diplomasi budaya Indonesia ke luar negeri," ujarnya.

Kehadiran Uni Papua di Eropa, berawal dari perkenalan komunitas Indonesia di Finlandia yang merupakan cikal bakal hadirnya Uni Papua di Eropa.

Perkenalan komunitas Filandia dengan Dubes RI untuk Finlandia, Elias Ginting berlanjut dengan inisiasi sebuah program partisipasi dalam upaya mendukung program penanganan pengungsi oleh Pemerintah Finlandia, yaitu Football for Refugee Agustus tahun lalu.

Program ini didukung penuh KBRI di Finlandia. Berbuah manis bagi Uni Papua mengaharumkan nama Indonesia di mata Pemerintah Finlandia khususnya. Pemerintah Finlandia memberikan penghargaan berupa Global Family Award kepada Uni Papua Indonesia karena program dinilai membantu pemerintah Finlandia dalam upaya penanganan pengungsi pada saat itu.

Berawal dari Finlandia, Uni Papua Indonesia membuka jaringan ke dunia Internasional terutama di Eropa. Uni Papua menyadari Sepakbola Sosial di Indonesia merupakan hal baru. Sementara di negara Eropa, sepakbola sosial menjadi gerakan yang populer dan terus dikembangkan baik oleh federasi sepakbola maupun klub-klub profesional lainnya.

Salah satu di antaranya, Uni Papua bersama dengan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) melalui program Football For Hope menginisiasi program Football Among Tribes pada tahun 2016 untuk Suku Elseng di pedalaman Papua.

Dalam proses pembinaan, Uni Papua menggandeng salah satu mitranya yang berbasis di Amerika Serikat yaitu Coaches Accros Continent yang mengirim pelatihnya ke Indonesia.

Tahun 2016 Uni Papua diundang mengikuti Festival 16 di Lyon, Perancis. Festival ini diikuti anak usia di bawah 16 tahun. Uni Papua membangun kerjasama strategis dengan lembaga pendidikan profesi di Eropa. Salah satunya adalah Universidad Catolica San Antonio, Spanyol.

Sampai saat ini ada dua anak binaan Uni Papua Indonesia yang dikirim ke universitas mengambil program S2 jurusan Sport Management.

Uni Papua diundang Dubes RI untuk Spanyol, Ibu Yuli Mumpuni mengikuti event World Football Summit 2016 di Madrid. Pada kesempatan tersebut, Uni Papua mengisi pameran Indonesia dan menampilkan profil Uni Papua dalam bentuk brosur dan video program Uni Papua.

 

Editor : Widita Fembrian