• News

  • Editor's Note

Harapan Besar pada GP Ansor di Tengah Kecemasan Luar Biasa

Ilustrasi anggota GP Ansor
Foto: Tirto.id
Ilustrasi anggota GP Ansor

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk meringankan beban masyarakat di seluruh Indonesia yang terdampak pandemi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat membuka secara virtual Konferensi Besar XXIII Gerakan Pemuda Ansor dari Istana Kepresidenan, Bogor, Jumat.

“Saya mengajak seluruh anggota Gerakan Pemuda Ansor di manapun berada, baik secara individual maupun kolektif, ikut turun tangan bersama-sama pemerintah dan elemen bangsa yang lainnya membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” kata Presiden.

Adapun Konferensi Besar XXIII Gerakan Pemuda Ansor digelar di Minahasa, Sulawesi Utara.

Presiden mengatakan pandemi COVID-19 telah menimbulkan kecemasan dan ketakutan yang luar biasa, serta berdampak langsung kepada kesehatan, kondisi ekonomi dan sosial masyarakat.

Di seluruh dunia, ujar Presiden, sebanyak 30,2 juta manusia telah terinfeksi virus SARS-CoV-2 atau COVID-19. Di antara jutaan manusia itu, 949 ribu orang telah meninggal dunia.

Selain itu, laju kegiatan ekonomi dunia juga tertekan karena pasokan (suplai) barang dan jasa terhambat. Pandemi COVID-19 juga menyebabkan jutaan orang telah kehilangan pekerjaan dan telah mengubah pola kerja dan hubungan sosial antara manusia.

Presiden Jokowi mengajak seluruh bangsa untuk berjuang dalam satu barisan dan satu frekuensi agar Indonesia dapat keluar dari masa sulit pandemi COVID-19.

“Berikhtiar dengan sungguh-sungguh, baik ikhtiar dhohir (lahir) maupun batin. Ikhtiar dhohir antara lain menjaga pola hidup bersih sebagaimana diajarkan Islam, mengikuti protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan, jaga wudhu,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, melakukan olahraga, serta istirahat yang cukup

Masyarakat juga diimbau agar jangan melupakan ikhtiar batin seperti memperbanyak dzikir, istighfar dan taubat kepada Allah SWT.

“Memperbanyak infaq dan sedekah. Terutama ketika saat ini banyak saudara-saudara kita yang kehilangan pekerjaan, banyak saudara kita yang memerlukan bantuan-bantuan,” ujar Kepala Negara.

Promosikan Produk Petani

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk ikut serta membeli dan mempromosikan produk-produk petani lokal, nelayan, dan UMKM untuk mendukung kemandirian bangsa di tengah pandemi.

“Karena itu saya mengajak anggota GP Ansor di mana pun berada untuk bangga dan mencintai produk-produk anak negeri, membeli dan mempromosikan produk-produk petani lokal, nelayan, dan produk-produk usaha mikro, usaha menengah,” kata Presiden.

Ia menyatakan keyakinannya bahwa dengan gerakan bersama ini bukan hanya membantu nelayan, petani, UMKM tapi juga membuat ekonomi ikut bergerak.

“Sehingga negara kita bukan hanya pulih dari pandemi tapi ekonominya juga bangkit kembali menuju kepada kondisi yang normal kembali,” katanya.

Lebih jauh, Kepala Negara juga meyakini bahwa di tengah pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia pastilah terdapat suatu hikmah yang dapat dipetik bersama.

"Sebagai orang yang beriman kepada Allah Swt., tentu saja kita harus mengambil hikmah dari setiap kejadian. Sebab kita meyakini setiap kejadian dan ciptaan Allah pasti ada hikmahnya, tidak ada yang sia-sia," tuturnya.

Kepala Negara berharap dan berdoa agar wabah COVID-19 segera dapat ditangani, sekaligus menyelamatkan bangsa dan negara serta menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju di bawah ampunan dan rida Allah.

Editor : Taat Ujianto