• News

  • Ekonomi Makro

Raksasa Teknologi Tiongkok Tencent Kangkangi Facebook

Raksasa Teknologi Tencent
China Daily
Raksasa Teknologi Tencent

HONG KONG, NETRALNEWS.COM - Perusahaan teknologi Tencent yang berbasis di Tiongkok telah menjelma menjadi perusahaan terbesar kelima di dunia, dan perusahaan Asia pertama yang nilainya tembus US $500 milIar.

Tencent, Raksasa internet Tiongkok yang terdaftar di Hong Kong dan dikenal dengan aplikasi pesan dan game online WeChat, telah mengalami kenaikan harga saham yang fantastis sebesar hampir 120 persen tahun ini. Perusahaan ini juga telah berhasil mendapatkan pertumbuhan pendapatan bersih di kuartal tiga sebesar 69 persen—yang melebihi ekspektasi pasar.

Dengan pangsa pasar sebesar $523 miliar, Tencent melampaui pangsa pasar Facebook yang bernilai US $522 miliar pada hari Selasa (21/11/2017). Kini, perusahaan itu bergabung dalam jejeran lima perusahaan terbesar di dunia yang mencakup Apple, Alphabet, Microsoft, dan Amazon.

Pangsa pasar Tencent juga lebih besar dari pesaingnya di Tiongkok, raksasa e-commerce Alibaba ($474,15 miliar), dan perusahaan jasa internet Baidu ($82,97 miliar).

Salah satu produk utama Tencent, WeChat, merupakan kontributor pendapatan terbesar pada kuartal ketiga. Layanan pesan Tiongkok yang paling populer telah berkembang menjadi platform all-in-one dengan hampir satu miliar pengguna. Ini bisa menjadi "produk pembunuh" untuk menjadi ujung tombak ekspansi di luar negeri, menurut SY Lau, Senior Vice President Tencent.

Bisnis perusahaan yang berusia 19 tahun lainnya termasuk Tencent Music yang mirip dengan Spotify, dan Tencent Video yang mirip Youtube.

Sementara itu, SY Lau mengatakan kepada Reuters bahwa akuisisi bisnis luar negeri akan tetap menjadi cara utama untuk meningkatkan akses global dan daya saing perusahaan. 

Mengutip RT, Tencent telah membuat terobosan untuk mendapatkan lisensi e-payment di Malaysia untuk transaksi lokal, dan berencana untuk memulai ekspansinya awal tahun depan,menurut Lau.

"Malaysia sebenarnya [memiliki prospek] cukup besar, dalam arti bahwa kita memiliki 20 juta pengguna WeChat [disana]. Ini adalah potensi besar, dan pasar di Malaysia cukup welcome dengan produk internet dari Tiongkok," kata Lau. 

Martin Lau, Presiden Tencent, menambahkan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi dalam konten digital, terutama video online, untuk menarik lebih banyak waktu dari pelanggan yang membayar lebih.

Reporter : Turkhan Akhyar
Editor : Firman Qusnulyakin