• News

  • Ekonomi Makro

OJK: Utang Luar Negeri Indonesia Masih Bisa Ditoleransi

Mata uang Rupiah
Sisi Dunia
Mata uang Rupiah

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Utang luar negeri Indonesia tercatar US$ 343,13 miliar yang setara Rp4.636 triliun hingga September 2017. Utang ini naik jika dibandingkan bulan sebelumnya Rp US$ 340,93 miliar.

Meski angka yang cukup besar, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) menilai besarannya masih ditoleransi. Pasalnya, pemerintah dapat memperkirakan kapan waktu yang tepat untuk berutang dan kemampuan membayar.

"Pemerintah kami melihatnya pemerintah pasti berhitung, kalau dilihat dari rasionya sendiri, masih dalam batas yang masih bisa ditolerir jadi pemerintah pasti berhitung kapan harus berutang lagi ke luar negeri," kata Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan Terintegrasi, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Imansyah, Jumat (24/11/2017).

Menurutnya, selama uangnya digunakan untuk kepentingan masyarakat, berutang merupakan langkah yang tepat. Sebab jika hanya mengandalkan investasi dalam negeri tentu tidak cukup untuk membangun Indonesia.

"Kalau sepanjang return-nya memberikan banyak manfaat kenapa tidak, kalau kita hanya berdiam diri mengandalkan investasi dalam negeri kita tidak bisa," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Indonesia bukan satu-satunya negara yang berutang kepada negara lain. Beberapa negara juga melakukan hal yang sama untuk keperluan bangsanya.

Reporter : Irawan Hadi Prayitno
Editor : Firman Qusnulyakin