• News

  • Ekonomi Makro

Pengamat: Aturan Batas Tarif Taksi Online Pengaruhi Jumlah Penumpang

Ilustrasi Taksi Online (Infonitas)
Ilustrasi Taksi Online (Infonitas)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat Ekonomi Indef Bhima Yudistira mengatakan, peraturan terkait tarif batas bawah dan atas akan berdampak kepada penurunan jumlah penumpang transportasi online secara temporer.

Hal itu merujuk pada Pemerintah melalui merevisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.

Salah satu pokok yang tercantum dalam revisi PM 32 tersebut adalah penetapan batasan tarif angkutan online yang mengacu kepada Peraturan Daerah.

Taksi online nantinya memiliki batas bawah dan atas. Dengan batasan tersebut, secara otomatis tarif angkutan online akan setara dengan taksi reguler.

“Akan ada penurunan pendapatan dari para driver karena jumlah penumpang juga akan menurun,” ujar Yudistira saat dihubungi di Jakarta, Kamis (28/3/2017).

Selain itu, bisnis penjualan mobil juga akan berdampak langsung dengan adanya peraturan tersebut. Bahkan dunia perbankan juga akan terkena imbasnya terutama yang bergerak di bidang penyaluran kredit automotif.

“Selama ini banyak driver transportasi online yang dengan sengaja memberanikan diri membeli mobil baru dengan cara cicil, otomatis dengan adanya aturan tersebut jumlah penumpang akan turun dan kemampuan bayar juga akan menurun,” kata Bhima.

Reporter : Pramirvan Datu Aprilatu
Editor : Firman Qusnulyakin