• News

  • Ekonomi Mikro

Harga Daging Melonjak di Lhokseumawe

Ilustrasi Pedagang Daging
Kabar Rakyat
Ilustrasi Pedagang Daging

LHOKSEUMAWE, NNC - Harga daging sapi dan ayam di kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, meningkat dalam dua hari terakhir menyusul adanya tradisi kenduri dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1440 H.

Tingkat permintaan daging sapi dan ayam sebagai salah satu bahan menu utama kenduri maulid di Aceh, sangat tinggi sehingga memicu kenaikan harga terhadap jenis komoditi tersebut.

"Hari ini harga daging sapi berkisar antara Rp 140 hingga Rp 150 ribu per Kilogram. Sedangkan pada waktu-waktu biasanya harga daging sapi hanya Rp 130 ribu / Kg," ungkap Yusuf salah seorang pedagang daging di Pasar Inpres Lhokseumawe, Selasa (20/11/2018).

Menurut pedagang ini, melonjaknya harga daging tersebut tidak terjadi dalam jangka waktu lama. Hanya beberapa hari saja atau saat bertepatan dengan pelaksanaan kenduri maulid oleh masyarakat.

"Bila waktu ada kenduri saja harganya tinggi karena banyaknya permintaan, sedangkan setelah itu harganya juga akan kembali turun stabil,"ucap pedagang daging ini lagi.

Sebagaimana disebutkan, tidak hanya daging sapi saja yang harganya tinggi. Harga daging ayam juga ikut melonjak saat pelaksanaan peringatan maulid di Aceh. Seperti di ungkapkan oleh Mursalin salah seorang pedagang ayam potong di Lhokseumawe, yang mengatakan, bahwa harga daging ayam saat ini juga melonjak dari Rp 28/Kg menjadi Rp 32 ribu / Kg. Lonjakan harga itu terjadi karena tingginya permintaan.

Sementara itu, mengenai pasokan ayam potong untuk pasar-pasar daging yang ada di Kota Lhokseumawe sampai saat sekarang belum ada kendala. Ayam-ayam tersebut dipasok dari peternakan-peternakan lokal yang ada di Aceh Utara, seperti yang dikutip dari Antara.

 

Editor : Nazaruli