• News

  • Gaya Hidup

Wow! Makan Siang di Dalam Pesawat Ini Dipatok $496, Ini Menunya

Menikmais sensai makan siang di atas pesawat yang parkir.
Air Review
Menikmais sensai makan siang di atas pesawat yang parkir.

SINGAPURA, NETRALNEWS.COM - Pecinta kuliner di Singapura sekarang dapat memanfaatkan kesempatan untuk makan siang di dalam pesawat Airbus A380 yang diparkir di bandara utama kota negara pulau tersebut.

Meski harga masuk untuk makan didalam pesawat dipatok hingga $496, dua tanggal reservasi untuk tempat duduk pertama telah terjual habis dalam waktu setengah jam.

Maskapai ini telah menambahkan dua tanggal lagi, yang sudah waiting list untuk makan siang dan makan malam.

Singapore Airlines adalah salah satu dari banyak maskapai yang mencari model bisnis baru untuk menutupi pendapatan penerbangan yang hilang.

Maskapai ini berencana menggunakan dua pesawat Airbus A380 untuk setiap sesi makan yang berdurasi tiga jam. Masing-masing pesawat akan diisi dengan pengunjung setengah penuh untuk mematuhi protokol jaga jarak.

Pengunjung akan diizinkan untuk memilih kelas kabin (dengan kursi ekonomi mulai dari sekitar $39), dan menonton film saat mereka makan. Pesawat yang digunakan sebagai tempat makan siang dan malam tidak akan lepas landas.

Maskapai ini juga menawarkan pengiriman makanan ke rumah, yang juga mencakup peralatan makan dan perlengkapan penerbangan penumpang maskapai.

Sebelumnya Singapore Airlines sempat mempertimbangkan untuk menawarkan "penerbangan seputar kota", tetapi kemudian membatalkan ide tersebut.

Maskapai lain, dikutip dari BBC, Selasa, (13/10/2020),  termasuk Eva dari Taiwan dan Qantas dari Australia, menawarkan penerbangan tamasya, dimana pesawat mereka mendarat di bandara yang sama tempat mereka lepas landas.

Singapore Airlines terpukul parah oleh pandemi Covid-19. Bulan lalu, mereka mengumumkan akan memberhentikan 4.300 staf, atau sekitar 20 persen dari karyawannya.

Dan sementara beberapa maskapai penerbangan berharap untuk menghidupkan kembali peruntungan mereka dengan penerbangan domestik, itu bukanlah pilihan bagi maskapai penerbangan negara satu pulau seperti Singapura.

Banyak dari pesawat maskapai Singapore Airlines kini diparkirkan di Alice Springs di Australia sementara maskapai menunggu bisnis penerbangan mereka pulih.

Asosiasi Transportasi Udara Internasional (Iata) telah memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 dapat mengganggu ratusan ribu pekerjaan di sektor penerbangan.

Iata, yang mewakili 290 maskapai penerbangan, mengatakan mereka memperkirakan lalu lintas penerbangan tahun ini lebih rendah 66 persen dibanding tahun 2019.

Reporter : Turkhan Akhyar
Editor : Sulha Handayani