• News

  • Gaya Hidup

Wow Pakai Ponsel Ini, Ngecas Dua Hari Sekali

Samsung keluarkan ponsel yang awet baterai.
Antara
Samsung keluarkan ponsel yang awet baterai.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Samsung kembali memperkuat seri M, lini baterai besar, dengan Galaxy M51, menawarkan baterai super besar di atas 6.000mAh.

Samsung Electronics Indonesia menyematkan jargon #SobatAntiLowbat dan #XtremePower untuk M51, yang digadang-gadang sebagai jagoan untuk bermain game.

Mencoba gawai ini untuk bekerja penuh waktu dari rumah, terutama menggantikan fungsi laptop selama webinar. Hasilnya tidak mengecewakan dan patut diacungi jempol.

Desain
Kesan pertama melihat ponsel ini, nyaris tidak berbeda dengan Galaxy A71, bodi ponsel terlihat cukup panjang dengan layar yang lega.

Begitu ada di genggaman, ponsel ini terasa lebih tebal dibandingkan A71, mungkin akibat ukuran baterai yang disematkan di ponsel ini jauh lebih besar dibandingkan seri A.  Bodi ponsel Galaxy M51 merupakan perpaduan gelas di bagian depan dan campuran plastik di bagian belakang, namun, mengilap sehingga terkesan seperti gelas, sekaligus memberikan efek mewah.

Sayangnya, bodi belakang sangat cepat kotor ketika digenggam, sidik jari pengguna akan membekas di bodi ponsel.

Ponsel Galaxy M51 hadir dengan dimensi 164,1 x 76,5 x 9,5 millimeter dengan bobot 213 gram, sekitar 20 gram lebih berat dibandingkan pendahulu di seri Galaxy M. Tapi, ponsel ini masih tergolong ringan, asalkan tidak diberi casing yang berat.

Dengan ukuran tersebut, Galaxy M nyaman ketika digenggam secara horizontal, seperti ketika bermain game.

Saat digunakan secara vertikal, jika pengguna memiliki tangan yang kecil, ada kalanya perlu mengoperasikan dengan dua tangan ketika ingin mengetuk aplikasi yang ada di paling atas layar.

Galaxy M51 menggunakan layar Super AMOLED Plus sebesar 6,7 inci, dihiasi punch hole, atau Samsung menyebutnya Infinity-O, di bagian tengah sehingga pengguna lebih leluasa menatap ponsel.
Di bagian belakang, tersusun empat kamera dalam huruf "L", serta satu bulatan putih gading untuk lampu flash.

Seperti ponsel pada umumnya yang beredar di Indonesia, sisi kanan ponsel berisi tombol volume dan tombol daya yang sekaligus berfungsi sebagai pemindai sidik jari.

Tombol daya Galaxy M51 berbentuk pipih, pas untuk memindai ibu jari ketika ingin membuka kunci. Sensor ini dapat ditekan layaknya tombol daya fisik, untuk mematikan, menyalakan ponsel, atau kunci kombinasi dengan volume bawah untuk mengambil tangkapan layar (screenshot).

Bagi pemilik tangan kecil, mengambil screenshot dengan cara manual seperti itu agak merepotkan karena ponsel terasa licin, terutama pada posisi horiziontal

Seri Galaxy M masih menggunakan port audio 3,5 milimeter, terletak di bawah ponsel. Pengisian daya Galaxy M51 menggunakan USB Type-C untuk mendukung fast charging.

Performa saat WFH
Fitur unggulan di ponsel Galaxy M51 berupa baterai sebesar 7.000mAh, yang diklaim bisa digunakan selama 182 jam untuk mendengarkan musik.

Menggunakan ponsel ini selama beberapa hari untuk work from home, menggantikan fungsi laptop. Selama WFH, jurnalis banyak menggunakan ponsel untuk mengikuti webinar, menulis di aplikasi bawaan Note dan Microsoft Office, menelepon, aplikasi pesan instan WhatsApp, email dan banyak membuka tab di mesin pencari untuk menggali informasi.

Ketika digunakan untuk konferensi video selama satu jam, Galaxy M51 hanya menghabiskan daya baterai sebanyak 7 persen, berkurang dari 98 persen menjadi 91 persen.

Mode penghemat baterai saat itu tidak dinyalakan karena daya baterai masih sangat banyak.

Pengaturan yang dipakai kala itu, lokasi dan Bluetooth dimatikan, sementara mode auto-rotate atau rotasi layar dinyalakan. Audio selama konferensi video mengandalkan pengeras suara built-in dari ponsel.

Kamera
Galaxy M51 hadir dengan teknologi "quad camera" atau empat kamera, di bagian belakang. Samsung menargetkan ponsel ini digunakan para kreator konten sehingga memberiskan resolusi yang cukup besa untuk kamera utama, yakni 64MP.

Dari segi kamera, belum dirasakan sesuatu yang "wow", karena teknologi ini juga digunakan di ponsel lainnya. Meski pun begitu, untuk membuat konten, atau mengabadikan kegiatan sehari-hari, resolusi seperti ini sudah cukup untuk menghasilkan gambar yang tajam di dalam ruangan, seperti contoh berikut ini.
Galaxy M51 juga memiliki lensa ultra-wide angle 123 derajat sebesar 12MP, mempermudah pengguna untuk mengambil lansekap yang lebih luas dari titik yang sama, tidak perlu mundur lagi.

Berikut ini perbandingan menggunakan lensa utama dan lensa ultra-wide angle.
Samsung juga menyematkan kecerdasan buatan (artificial intelligence) di ponsel ini, yang secara otomatis akan menyesuaikan pencahayaan dan warna sesuai dengan subjek yang terdeteksi di layar.

Saat digunakan untuk memotret makanan, Galaxy M51 secara otomatis mendeteksi objek gambar dan memberikan pengaturan yang berbeda, pengguna hanya cukup menempatkan makanan pada titik yang disarankan.
Efek bokeh yang diberikan pada AI foto makanan ini terasa berlebihan, terkesan seperti hasil suntingan.

Lensa lainnya yang ada di kamera belakang Galaxy M51 berupa makro 5MP dan depth 5MP.

Sementara di depan, terdapat kamera untuk swafoto sebesar 32MP, lebih dari cukup untuk selfie maupun wefie bersama teman dan keluarga, demikian tulis Antara.

Editor : Sulha Handayani