• News

  • Hukum

Lagi! Tim Saber Pungli Polhukam Lakukan Tangkap Tangan

Ilustrasi, Rupiah
pixabay
Ilustrasi, Rupiah

AROSUKA, NNC- Polres Solok Arosuka, Sumatera Barat mendampingi Tim Saber Pungli Polhukam melakukan operasi tangkap tangan terhadap seorang pejabat Badan Petanahan Nasional (BPN) Kabupaten Solok (MI) karena diduga melakukan pungutan liar pengurusan sertifikat.

"Operasi yang dilaksanakan Kamis (31/5/2018) berdasarkan data dari Saber punglipolhukam RI, kami mendampingi dipimpin Wakapolres dengan temuan bukti uang Rp6 juta," kata Kapolres Solok Arosuka, AKBP Ferry Irawan di Arosuka, Senin (4/6/2018).

Ia menyebutkan tersangka MI adalah Kepala Seksi (Kasi) Pengukuran yang baru beberapa bulan bertugas di BPN Kabupaten Solok.

" OTT tersebut terkait hal pengurusan sertifikat, yang mana tersangka dengan modus meminta pungutan di luar aturan karena korban notaris Lisna Yulianti terdesak agar pengurusan sertifikat dipercepat," ujarnya.

Ia menduga, kegiatan pungutan telah terjadi berulang kali sebab di kantor tersebut masih ada sertifikat dari 2014 yang belum diberikan kepada masyarakat. Satu sertifikat dipungut biaya sekitar Rp6 juta.

Saat ini, kasusnya diserahkan kepada Polres Arosuka untuk ditindaklanjuti. Kasus tersebut kini masih dalam pengembangan pemeriksaan untuk mengetahui keterkaitan pihak lain, ujarnya.

"(Kasus) pungliini kami segera ekspos agar masyarakat tahu dengan kejadian tersebut dan tidak terulang lagi," ucapnya.

Disebutkan, tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf e UU No. 20 tahun 2001 tentang korupsi, dengan hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 6 tahun.

Dalam OTT tersebut juga ikut diamankan seorang pegawai honor BPN Solok, Dorra Oktalia dan mengamankan barang bukti uang Rp12.106.000.

 

Editor : Martina Prianti
Sumber : Antara