• News

  • Hukum

Krishna Murti Mainkan Jessica, Ini Tanggapan Kapolri

Kapolri Tito Karnavian (pitunews.com)
Kapolri Tito Karnavian (pitunews.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dalam sidang ke-26 'Kopi Bersianida' dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, nama mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Metro Jaya, Krishna Murti disebut-sebut.

Pihak Jessica pun menyebut ada permainan vonis dalam penyelidikan kliennya oleh Krishna Murti. Bahkan kuasa hukum telah melaporkan Krishna ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri perihak kasus ini.

Terkait hal tersebut, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, apa yang dilakukan Krishna Murti merupakan trik kepolisian dalam mengungkap sebuah kasus.

"Kadang-kadang penyidik itu memiliki banyak trik untuk melakukan pendekatan dalam rangka membuat tersangka menjadi mengaku," kata Tito, Kamis (29/9/2016).

Lebih lanjut Tito menjelaskan, hal itu diperbolehkan dalam ruang lingkup penyidikan. Menurutnya, itu wajar saja untuk mencari pengakuan seorang tersangka.

"Tersangka jarang (mengakui) kalau buktinya fifty-fifty atau buktinya telak, yang telak pun kadang-kadang tidak diakui. Jadi polisi pun mengembangkan teknik-teknik untuk melakukan pendekatan, seringkali begitu," ujar Tito.

Dirinya juga menjelaskan, dalam penyelidikan dan penyidikan dibutuhkan tekanan psikologi. Bahkan hingga tingkat penyidikan dibutuhkan permainan piskologis.

"Itu kan permainan psikologis, pada waktu pemeriksaan itu permainan psikologis, sama kalau seperti kita ikut sidang kemarin, antara penasihat hukum, jaksa, itu kan bagaimana mereka berusaha meyakinkan hakim," ucapnya.

Sebelumnya, dalam sidang lanjutan terdakwa Jessica mengatakan dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu, Krishna Murti yang kala itu menjabat Dir Reskrimum Polda Metro mengatakan, bahwa dirinya tidak akan dihukum seumur hidup. Menurutnya, dia hanya akan dihukum beberapa tahun.

"Dia bilang. 'Oh ya saya baru tembak mati teroris'. Saya diam aja, dia bilang gini. 'Kamu ngaku aja, kamu udah naruh racun di sana, (terlihat) di CCTV. Seumur hidup (hukuman) kamu enggak saya kasih. Paling 7 tahun, terus dipotong-potong, bentar lagi bebas," kata Jessica dalam kesaksian di ruang sidang, Rabu (28/9/2016).

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi