• News

  • Internasional

Terkait Kematian Khashoggi, Pernyataan Netanyahu Bikin ‘Gerah‘

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
dok.MEMO
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu

TEL AVIV, NNC -- Menanggapi kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan pembunuhan itu sebagai sesuatu yang "menghebohkan" tetapi, di satu sisi ia  membela keluarga kerajaan Saudi dan menggambarkan anggota kerajaan sebagai "teman".

Berbicara setelah pertemuan dengan Perdana Menteri Bulgaria Boyko Borisov, Netanyahu mengatakan bahwa "apa yang terjadi di konsulat Istanbul itu mengerikan dan harus ditangani sepatutnya". "Namun, pada saat yang sama," tambahnya, "sangat penting bagi stabilitas kawasan dan dunia bahwa Arab Saudi tetap stabil".

Netanyahu melanjutkan: “Saya pikir bahwa cara harus ditemukan untuk mencapai kedua tujuan. Karena masalah yang lebih besar saya percaya adalah Iran, dan kami harus memastikan bahwa Iran tidak melanjutkan kegiatan memfitnah yang telah dilakukan selama beberapa minggu terakhir di Eropa."
 
Pernyataan Netanyahu ini kemungkinan mengacu pada pertengkaran minggu ini antara Israel dan Iran setelah sebelumnya mengklaim telah membantu menggagalkan rencana pembunuhan oleh Iran di Denmark.

Sementara di Bulgaria ketika Netanyahu mengikuti KTT Balkan, menambahkan: "Kami telah membantu mengungkap dua serangan teroris - satu di Paris, dan yang lainnya di Kopenhagen, yang diselenggarakan oleh dinas rahasia Iran. Memblokir Iran adalah puncak dari agenda kita untuk keamanan, bukan hanya untuk Israel tetapi saya percaya untuk Eropa dan dunia juga."

Pernyataan ini datang hanya satu hari setelah terungkap bahwa Netanyahu berbicara kepada pejabat dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengenai kasus Khashoggi, menyerukan AS untuk berdiri di belakang Pangeran Mahkota Saudi Mohammad Bin Salman (MBS) karena kepentingannya sebagai pasangan "strategis", demikian seperti diberitakan Middle East Monitor.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya