• News

  • Internasional

Shenzen International Airport Aktif Bulan Depan


JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Shenzen, bandara terindah di dunia, akan kembali beroperasi bulan depan. Jangan sampai ketinggalan atau pun jika anda tidak memakai jasa bandara ini akan benar-benar disayangkan.

Bangunan Bandara Shenzen sungguh bagaikan keindahan dalam mimpi yang menjadi kenyataan namun sebelumnya tidak pernah dipikirkan orang bahwa Bandara Shenzen akan seperti ini. Inilah bandara masa depan tapi tersedia pada masa sekarang.

Demikian kata-kata Shenzen Airport Company Ltd, pengelola Bandara Shenzen dalam sebuah siaran berbahasa Tiongkok yang diterima Netralnews.com hari ini Selasa (12/4/2016) di Jakarta.

"Kami berharap calon penumpang dari seluruh dunia mempunyai kesempatan pertama melihat dan merasakan keindahan dan kenikmatan Bandara Shenzen, karya paling luar biasa di dunia dalam abad ini. Tadinya kami menganggap mengerjakan dan membuktikan rancang bangun bandara Shenzen merupakan tugas mustahil, tapi kami ternyata sungguh-sungguh mewujudkannya," kata pengelola Shenzen melalui siaran itu seperti dikutip dalam mp.weixin.qq.com hari ini.

Sementara itu Wikipedia menulis Bandara Internasional Bao'an Shenzhen sebelumnya bernama Bandara Internasional Huangtian Shenzhen. Ia merupakan bandar udara internasional yang terletak di Distrik Bao'an, 32 kilometre (20 mil) barat laut dari pusat kota Shenzhen, Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok.

Bandara ini dibangun pada 12 Oktober 1991, dan merupakan salah satu dari tiga bandara terbesar yang melayani Tiongkok Selatan, bersama Bandara Internasional Hong Kong dan Bandara Internasional Baiyun Guangzhou. Bandara Bao'an Shenzen menjadi pusat operasi untuk Shenzhen Airlines, dan sebuah kota fokus untuk China Southern Airlines. Bandara ini juga melayani sebagai pusat kargo Asia-Pasifik untuk UPS Airlines.

Saat ini, Bandara Bao'an Shenzen memiliki tiga terminal: Terminal A dan B melayani penerbangan domestik ke kota-kota lainnya di Tiongkok Daratan; Terminal D melayani penerbangan internasional ke kota-kota lainnya di dunia.

Editor : Hila Japi
Sumber : berbagai sumber