• News

  • Internasional

Makam Jenderal Charles de Gaulle Dirusak

Makam Jenderal Charles de Gaulle. (ipernity)
Makam Jenderal Charles de Gaulle. (ipernity)

PARIS, NETRALNEWS.COM - Makam Jenderal Charles de Gaulle, pemimpin perlawanan Perancis terhadap pendudukan Nazi selama Perang Dunia Kedua dirusak orang tak dikenal pada Sabtu (27/5/2017). Aksi vandalisme terhadap kuburan pendiri sistem pemerintahan Republik Kelima itu terjadi di kota Colombey, di Perancis bagian timur lokasi makam tersebut berada.

Otoritas kota Colombey, mengatakan melalui akun Twitter miliknya bahwa tindakan perusakan itu terjadi pada Sabtu malam dan penyelidikan sedang berlangsung. Tidak ada penangkapan yang dilakukan.

Media Perancis mengatakan bahwa para perusak tersebut telah menginjak makam dan merusak salib makam itu Radio Perancis, France Info, mengutip wali kota Pascal Babouot yang mengatakan bahwa dia tidak berpikir ada motif politik di balik tindakan itu, sekalipun tindakan itu memicu kecaman dari para politisi.

"Orang-orang yang merusak makam Jenderal de Gaulle itu memalukan. Ini mengganggu rasa patriotik saya," kata Menteri Keuangan Perancis Gerald Darmanin di akun Twitter-nya.

De Gaulle adalah sosok Jenderal abad ke-20 yang sangat terkenal dalam sejarah Perancis, memimpin perlawanan bangsa itu terhadap pendudukan Nazi dalam Perang Dunia Kedua, yang mengakhiri perang kolonialnya di Aljazair pada 1962.

Ia menjabat sebagai presiden Perancis selama satu dasawarsa sampai 1969 dan meninggal pada tahun 1970.

Jenderal de Gaulle mendirikan Republik Kelima Perancis, yang memberi presiden kekuatan besar dan menetapkan kebijakan luar negeri yang berbeda yang menolak konsep dominasi Uni Soviet dan Amerika Serikat dan memberi Perancis suara independen di panggung dunia.

Editor : Nazaruli
Sumber : Antara/Reuters