• News

  • Internasional

Serangan Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram Digagalkan

Bangunan tempat persembunyian pelaku bom bunuh diri runtuh akibat ledakan.
Astro Awani
Bangunan tempat persembunyian pelaku bom bunuh diri runtuh akibat ledakan.

MEKKAH, NETRALNEWS.COM - Petugas keamanan Kerajaan Arab Saudi berhasil menggagalkan rencana serangan sekelompok teroris di area Masjidil Haram, Kota Mekkah, Jumat (23/6/2017) waktu setempat.

Juru bicara keamanan Kementerian Dalam Negeri Mayor Jenderal Mansour Al-Turki mengatakan bahwa pihaknya sudah menahan lima anggota sebuah sel yang merencanakan serangan.

Salah satu tersangka yang merencanakan bom bunuh diri di Masjidil Haram itu berusaha meledakkan dirinya ketika pasukan keamanan mengepung sebuah rumah tempat pria itu bersembunyi. Pria itu diduga akan melakukan bom bunuh diri di Masjidil Haram.

Pelaku yang bersembunyi di sebuah bangunan bertingkat tiga di lingkungan Ajyad, melepaskan tembakan ke pasukan keamanan setelah menolak mematuhi telepon untuk menyerahkan diri. Dia kemudian meledakkan dirinya sendiri setelah pasukan keamanan memperketat pengepungan di sekelilingnya.

"Ledakan itu mengakibatkan sebagian bangunan tempat pria itu bersembunyi runtuh. Enam warga ekspatriat terluka dan dibawa ke rumah sakit, dan lima petugas keamanan mengalami luka kecil," kata pejabat Saudi Press Agency di London seperti dilansir dari CNN.

Lima orang, termasuk seorang wanita, diduga terlibat dalam skenario serangan tersebut telah ditangkap. Diduga serangan tersebut direncanakan oleh tiga kelompok, yakni dua berbasis di Makkah dan satu di Jeddah.

Otoritas keamanan masih melakukan penyelidikan, mengangkat bukti yang tersisa di lokasi ledakan dan memverifikasi identitas pembom bunuh diri tersebut.

Kementerian Dalam Negeri menegaskan bahwa jaringan teroris ini bermaksud melanggar keamanan Masjidil Haram, tempat tersuci di Bumi.

Sumber juga mengkonfirmasi bahwa sebelum kejadian tersebut, petugas keamanan, pada hari Jumat pagi, telah menangkap seorang penjahat yang dicari di sebuah rumah di lingkungan Al-Asilah di timur Makkah. Penjahat tersebut kemudian mengarahkan pihak berwenang ke lokasi teroris di lingkungan Ajyad Al-Masafi, di belakang Hotel Al-Safwa.

Sementara di Jeddah, seorang teroris ditangkap oleh intelijen umum setelah Pasukan Darurat Khusus bersiap untuk mengejarnya dan mendekatinya. Namun, dia meninggalkan rumahnya, menurut pasukan keamanan khusus, dan diikuti oleh petugas intelijen umum dan ditangkap di sebuah pom bensin di Jeddah selatan. 

 

Editor : Nazaruli
Sumber : CNN