• News

  • Kesehatan

Makan Cokelat Bantu Redakan Penyakit Ini

Memakan cokelat membantu meredakan penyakit yang terkait dengan radang usus.
Knowmore
Memakan cokelat membantu meredakan penyakit yang terkait dengan radang usus.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mengonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, telur, biji-bijian, yogurt, keju, bahkan cokelat dapat mendorong lingkungan usus yang lebih toleran dan kurang membengkak. Hal ini bisa berarti kelegaan bagi orang-orang yang menderita sakit perut, diare dan penyakit radang usus.

Makanan kaya protein tersebut mengandung jumlah tryptophan yang cukup yakni asam amino yang digunakan dalam penumpukan protein. Ilmuwan melakukan penelitian pada tikus dan saat tikus diberi makanan kaya protein menyebabkan perkembangan sel kekebalan tubuh yang mendorong usus toleran.

Temuan munjukkan bahwa diet kaya protein memicu munculnya sel kekebalan tubuh di Lactobacillus reuteri (L. reuteri) yakni bakteri yang biasanya hidup di usus, dan bersama-sama meningkatkan sistem kekebalan usus yang lebih toleran dan kurang inflamasi.

"Kami membangun hubungan antara satu spesies bakteri - Lactobacillus reuteri - itu adalah bagian normal mikrobioma usus, dan pengembangan populasi sel yang mempromosikan toleransi," kata Marco Colonna, Robert Rock Belliveau, Profesor di Washington University School Kedokteran di St.Louis, seperti dilansir laman The Indian Express, Senin (7/8/2017).

"Semakin banyak triptofan yang dimiliki tikus dalam makanan mereka, semakin banyak sel kekebalan yang mereka miliki," Belliveau menambahkan.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, tim tersebut memeriksa tikus yang pernah hidup dalam kondisi steril sejak lahir dan bebas kuman. Ketika L. reuteri diperkenalkan pada tikus-tikus ini, sel kekebalan tubuh muncul. Selanjutnya, ketika triptofan berlipat ganda pada pakan tikus, jumlah sel tersebut meningkat sekitar 50 persen.

Manusia memiliki sel yang mempromosikan toleransi sama seperti tikus, dan memiliki L. reuteri di saluran cerna.
"Perkembangan sel-sel ini mungkin adalah sesuatu yang ingin kita dorong karena sel-sel ini mengendalikan peradangan pada permukaan dalam usus," jelas Luisa Cervantes-Barragan, peneliti Postdoctoral dari universitas tersebut.

Ia menambahkan, tingkat triptofan tinggi di hadapan L. reuteri dapat menyebabkan perluasan populasi ini.

Editor : Lince Eppang