• News

  • Kesra

Baru 40% Tanah di Indonesia Ada Sertifikat, Ini Permintaan Menteri

Baru 40% tanah di Indonesia bersertifikat.(Ilustrasi:Wisata)
Baru 40% tanah di Indonesia bersertifikat.(Ilustrasi:Wisata)

BADUNG, NETRALNEWS.COM – Sebanyak 3.500 sertifikat tanah program PTSL yang dibagikan kepada masyarakat di Pulau Dewata, namun yang datang menerima sertifikat tanah sebanyak 2.797 sertifikat.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr Sofyan Djalil, mengatakan jumlah serifikat tanah ini kemungkinan karena ada peserta yang tidak bisa hadir dan juga masyarakat yang mendapatkan lebih dari satu sertifikat tanah.
Sofyan menambahkan, dari 2.797 sertifikat tanah yang diserahkan ini, berasal dari lima kabupaten/kota di Bali yakni Kabupaten Badung 1.000 sertifikat, Tabanan 1.000 sertifikat, Gianyar 1.000 sertifikat, Denpasar 300 seertifikat, dan Klungkung 200 sertifikat.

"Presiden menginstruksikan kepada BPN agar membantu masyarakat dalam pembuatan sertifikat tanah yang belum terdaftar untuk dimilikinya dalam jumlah sebanyak-banyaknya dan waktu sesingkat-singkatnya," ujar Sofyan, seperti dilansir Antara, Jumat (08/09/2017).
Ia mengakui, baru 40 persen dari total seluruh tanah di Indonesia yang tersertifikat atau 46 juta bidang tanah yang bersertifikat, padahal luas tanah di Indonesia mencapai 126 juta bidang tanah.

"Namun syukurnya di Bali semua tanah milik masyarakat sudah memiliki sertifikat," ujar pria yang merangkap sebagai Kepala BPN ini.
Meskipun, ada juga yang belum memiliki sertifikat, sehingga pihaknya menargetkan di Pulau Bali seluruh tanah akan disertifikati dan terdaftar pada tahun 2019. "Untuk Tahun 2017, seluruh tanah di Kota Denpasar sudah terdaftar dan bersertifikat," tandas Sofyan. 

Untuk di Kabupaten Badung, targetnya tahun 2018 sudah seluruh tanah yang terdaftar dan bersertifikat. Namun, di kabupaten lainnya yang ada di Bali ditargetkan tersertifikat seluruhnya pada tahun 2019.

Editor : Sulha Handayani