• News

  • Kesra

Cegah Pelecehan Seksual pada Anak, Lakukan Ini

Cegah pelecehan seksual pada anak perlu adanya komunikasi intensif.
Parenting
Cegah pelecehan seksual pada anak perlu adanya komunikasi intensif.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Psikolog dari Klinik Angsa MerahInez Kristanti MPsi, mengatakan penting untuk menyampaikan edukasi seksual pada anak sejak dini. Ini penting dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah pelecehan seksual yang bisa terjadi dimana saja dan mengancam anak.

Apabila anak telah menuju remaja, menurutnya tidak ada kata terlambat untuk edukasi seksual. Ada catatan, orang tua juga perlu menjadi teman bagi anak dan mampu berkomunikasi sehari-hari dalam membahas berbagai hal hingga isu sensitif, salah satunya seksual.

"Sebelum edukasi seksual pada anak, orang tua harus belajar bisa berkomunikasi baik dengan anak. Pasalnya memang tidak semua orang tua bisa berkomunikasi soal isu sehari-hari dengan baik agar tidak ada kecanggungan," jelas Inez pada Netralnews baru-baru ini di Jakarta.

Inez imbau orang tua membangun komunikasi seksual secara dua arah dengan anak. Pernyataan ini disampaikan berdasarkan pengalamannya berinteraksi dengan warga net dan praktik di Klinik Angsa Merah, dimana komunikasi yang kerap dilakukan orang tua adalah pola komunikasi satu arah.

Komunikasi orang tua terkait seksual dengan pola satu arah misalnya berupa larangan dan perintah, padahal duketahui Inez, anak remaja tidak mau dilarang dan punya semangat eksplorasi. Maka dari itu komunikasi satu arah dinilai tidak efektif dalam edukasi seksual.

"Jadi biasakan komunikasi dua arah. Jadi bisa ranya pendapat dan beri pendapat. Jadi bukan aturan, tapi ajaran nilai-nilai pribadi untuk jalani seksualitas," kata Inez

Kata Inez, ajarkan juga pada anak berbagai organ seksual seperti penis dan vagina tanpa menggunakan bahasa asing atau penggunaan istilah yang tidak dimengerti anak. Apabila anak mengetahui organ seksualnya, maka kecurigaan pelecehan seksual yang mungkin saja dialami anak dapat terjawab karena anak sudah dibekali edukasi seksual.

Apabila anak telah terlanjur alami pelecehan seksual, sebagai tindaklanjut, anak perlu mendapatkan pertolongan psikologis. Menurutnya, pelecehan seksual pada anak bisa jadi momentum yang traumatis dan terbawa hingga anak telah dewasa.

"Banyak kasus psikologis ketika sudah dewasa, pengalaman pelecehan seksual masa kecil tidak terselesaikan. Jadi perlu jaga dan lindungi anak dan beri anak pertolongan profesional," tegas psikolog muda ini.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani