• News

  • Kuliner

Tips Membuat Bawang Putih Bubuk yang Harum

Bawang Putih Bubuk
Bawang Putih Bubuk

JAKARTA, NNC - Selain digoreng, ada satu cara lagi yang bisa digunakan untuk mengatasi kerusakan pada bawang putih segar. Yakni dengan membuatnya menjadi tepung bawang atau bawang putih bubuk. 

Bahan baku yang digunakan hanyalah bawang putih biasa yang banyak ditemui di pasaran. Untuk bawang putih bubuk yang sederhana, peralatan yang digunakan juga tidak ada spesifikasi khusus untuk menghasilkan bawang putih bubuk yang baik. 

Hal pertama yang harus dilakukan ketika akan membuat bawang putih bubuk adalah menyiapkan semua bahan dan alat yang diperlukan. Bahan yang digunakan adalah bawang putih segar yang kulitnya terlihat berkilau dan berbentuk padat, karena mengandung banyak minyak yang membuat rasa dan aroma yang dihasilkan bertahan lama.  

Sementara alat yang digunakan untuk skala rumah tangga, adalah pisau tajam, talenan, blender dan saringan.

Selanjutnya kulit bawang putih dikupas bersih dan diris tipis setebal 3-6 mm. Pisau yang digunakan pada saat mengiris bawang putih sebaiknya pisau yang tipis dan tajam agar pengirisan tidak terlalu tebal, sehingga menyebabkan bawang lebih lama dikeringkan. 

Setelah itu, irisan bawang putih dijejerkan di atas tampah rotan yang memiliki rongga udara. Sehingga bagian bawah dari irisan bawang juga ikut kering ketika dijemur.

Proses penjemuran dilakukan di bawah sinar matahari lansung pada kisaran suhu 37-60 derajat Celcius hingga kering. Pada keadaan normal proses penjemuran biasanya menghabiskan waktu selama satu hari penuh tergantung pada banyak bawang yang dijemur.

Penjemuran dengan cahaya matahari langsung merupakan salah satu cara sederhana untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat merusak kualitas bawang putih bubuk. Selain itu, cara ini juga bertujuan untuk mencegah penguapan  aroma asli bawang putih. 

Berbeda dengan pengeringan dalam oven, aroma bawang akan hilang karena panas oven yang terlalu tinggi. Namun, karena kadar air dalam bawang telah berkurang, maka berat bahan pun mengalami penyusutan sebanyak 10-20% dari berat bawang putih segar. 

Setelah proses penjemuran selesai dilakukan, hal selanjutnya  yang harus dilakukan adalah proses pembubukan dengan menggunakan blender hingga halus. Selanjutnya bubuk bawang putih diayak dengan saringan kawat yang halus. Dengan ukuran lubang minimal 100 mesh. Proses  penyaringan tujuan untuk mencegah terbawanya gumpalan bawang yang tidak hancur. 

Selanjutnya adalah proses penyimpan dengan wadah yang baik. Gunakan wadah kaca seperti toples kedap udara yang sudah disterilkan dan benar-benar dalam keadaan kering. Lalu simpan bawang putih pada suhu ruang yang teduh. 

Jika selama proses pembuatan berlangsung dilakukan sesuai dengan petunjuk yang diberikan maka daya awet bawang putih bubuk bisa sampai 3 bulan atau bahkan lebih. 

Tips Membuat Bawang Putih Bubuk yang Harum:

1. Pilih bawang putih yang kulitnya masih terlihat berkilat dan bentuknya padat.

2. Gunakan pisau yang tipis dan tajam agar irisan bawang putih tidak terlalu tebal yang membuat bawang lebih lama kering saat dijemur.

3. Jangan mencuci bawang baik dengan disiram atau direndam dengan air, karena kadar air dalam bawang akan bertambah dan daya simpanya jadi lebih pendek.

4. Usahakan penjemuran dilakukan dibawah sinar matahari langsung selama 1 hari penuh untuk mencegah pertumbuhan mikroba.

5. Saat penyimpanan letekkan pada tempat yang bersuhu normal agar rasa dari bawang putih tidak berubah.

 

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya