• News

  • Megapolitan

DKI Targetkan saat Pencoblosan Fasilitas Publik Bersih dari APK

DKI Targetkan Saat Pencoblosan Fasilitas Publik Bersih dari APK
Bawaslu
DKI Targetkan Saat Pencoblosan Fasilitas Publik Bersih dari APK

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta melakukan penertiban ribuan alat peraga kampanye (APK). Fokusnya yang berada di sepanjang jalan protokol, titik-titik fasilitas publik, hingga radius 200 meter dari Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Penertiban APK saat masa tenang itu, sedikitnya 400 personel Satpol PP DKI diterjunkan. Penertiban dilakukan dari Minggu (14/4/2019) hingga Selasa (16/4/2019) esok.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin menegaskan, penurunan APK serentak dilakukan di semua wilayah DKI Jakarta. Penertiban APK bekerjasama dengan Bawaslu dan KPU DKI Jakarta, juga perwakilan partai politik.

Menurutnya, berdasarkan aturan bahwa pada jarak radius 200 meter dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), harus sudah bebas dari APK.

"Hari ini kami melakukan pembersihan APK serentak. Kalau ada APK dengan jarak radius 200 meter dari TPS harus ditertibkan," kata Arifin, Senin (15/4/2019).

Arifin menargetkan, saat pencoblosan nanti tempat-tempat publik di Jakarta sudah bersih dari APK. Baik milik partai politik atau tim kampanye calon anggota legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden.

"Semalam saya bersama ketua bawaslu dan ketua KPU DKI Jakarta berserta anggotanya bersama-sama ikut menertibkan APK. Ribuan APK sudah ditertibkan di semua wilayah," ujarnya.

Jumlah APK yang sudah ditertibkan sudah banyak sekali. Keseluruhan APK yang sudah diturunkan kini disimpan di masing-masing kantor dan kecamatan. Karena jumlahnya yang sangat banyak, sebagian APK pun ditempatkan di gudang Induk Satpol PP DKI Jakarta (gudang Cakung).

Dirinya menjelaskan, sesuai aturan KPU, seharusnya penertiban APK itu dilakukan oleh partai politik sendiri. Akan tetapi, biasanya setelah APK terpasang, apalagi kondisinya sudah rusak atau jaraknya jauh.

Ia menjelaskan, di masa tenang kampanye ini, APK hanya boleh terpasang di posko-posko pemenangan yang sudah terdaftar oleh KPU. Selain itu, APK sudah tidak boleh terpasang.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sulha Handayani