• News

  • Megapolitan

Dualisme Pimpinan Bamus Betawi, Sikap Ketua FBR Mengejutkan

Kyai Lutfi Hakim, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR)
Netralnews/Wahyu Praditya
Kyai Lutfi Hakim, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kyai Lutfi Hakim, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) menanggapi santai terkait adanya dualisme di tubuh badan musyawarah (bamus) Betawi.

Menurut sekretaris majelis adat bamus betawi versi Ancol, bamus betawi mempunyai tujuan untuk memajukan kebudayaan betawi dan mensejahterakan warga betawi.

"Dualisme kepemimpinan ditubuh organisasi Bamus Betawi itu merupakan rahmat dari Allah untuk kebangkitan orang suku betawi asli menuju kesejahteraan dan kejayaan kaum betawi yang dicita-citakan," ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya baik Bamus betawi versi Slipi pimpinan Haji Lulung dan bamus betawi versi Ancol pimpinan Haji Zainudin alias Oding mempunyai tujuan yang sama sesuai dengan perda no 4 tahun 2015 tentang pelestarian kebudayaan betawi.

"Jadi bamus betawi mempunyai tujuan untuk memajukan kebudayaan betawi dan mensejahterakan warga betawi," bebernya.

Selain itu, Kyai Lutfi mengungkapkan tahun ini qurban sebanyak 20 ekor sapi dan 40 ekor kambing.

"Alhamdulillah kita dapat sumbangan sapi antara lain dari Kapolda Metro Jaya dan Sekda DKI Jakarta serta donatur-donatur lainnya. Daging qurban akan kita bagikan ke warga sekitar," ujarnya lagi.

Sementara itu, menurut Mujahidin ketua Generasi muda Islam betawi (GEMUIS BETAWI) dualisme kepemimpinan Bamus Betawi telah membakar semangat orang betawi  asli untuk berkompetisi, sehingga membuat orang Betawi asli jadi makin maju, makin besar, makin cerdas serta makin bijaksana dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi dan berdemokrasi.

"Jadi secara hukum negara Republik Indonesia, siapapun orang betawi baik perseorangan maupun berkelompok (ormas, sanggar, paguyuban, yayasan, dll) boleh memakai nama organisasi bamus betawi  selama kaidah-kaidah aturan main AD/ART bamus betawi dan aturan hukum lainnya terpenuhi," ujarnya.

Kata Mujahidin, kawan-kawan dari bamus betawi  versi mubes Slipi silahkan memakai nama organisasi bamus betawi jika kaidah aturan main organisasi yang tercantum di AD/ART bamus betawi dan aturan hukum lainnya telah terpenuhi.

"Begitu juga kawan-kawan dari bamus betawi versi mubes Ancol dipersilahkan pula memakai nama organisasi bamus betawi jika kaidah-kaidah yang tercantum di AD/ART bamus betawi dan aturan hukum lainnya juga telah terpenuhi," tuturnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya