• News

  • Nasional

KPK Sedang Analisa Kasus Bank Century

Mantan Wapres Budiono (berita8.com)
Mantan Wapres Budiono (berita8.com)

JAKARFTA, NETRALNEWS.COM - Staf Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Surya Wulan menyebutkan pihaknya tengah mengkaji putusan kasasi mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengawasan Moneter, Budi Mulya.

Ditemui wartawan usai sidang praperadilan di PN Jakarta Selatan, Kamis (10/3/2016), Surya Wulan mengatakan, dalam putusan kasasi Budi Mulya yang diterima KPK pada Selasa (5/1/2016), terpidana kasus korupsi pengucuran dana ke Bank Century itu dinyatakan bersalah bersama dengan beberapa orang.

Satu di antaranya adalah mantan Gubernur Bank Indonesia dan mantan Wakil Presiden, Boediono, kata Wulan. "Putusan kasasi itu sedang dianalisa. Nantinya tergantung Jaksa Penuntut Umum ( KPK) dan pimpinan," kata Surya Wulan.

Dijelaskan, meski nama Boediono secara terang-terangan disebut dalam putusan kasasi lantaran ikut bersama Budi Mulya dalam korupsi pengucuran dana Bank Century, tapi Surya Wulan tidak bisa memastikan waktu penetapan status hukum mantan Wakil Presiden itu.

"Kami tidak bisa beri target. Ini mega skandal. KPK harus punya alat bukti yang cukup sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka," katanya.

Gugatan praperadilan terhadap KPK itu terkait dugaan penghentian penyidikan keterlibatan Boediono pada korupsi Bank Century diajukan Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, setelah mengetahui mantan Gubernur Bank Indonesia itu disebut turut bersalah dalam putusan kasasi yang diajukan Budi Mulya.

Boyamin Saiman yang menilai KPK menghentikan penyidikan atas keterlibatan Boediono, mengajukan praperadilan terhadap lembaga pimpinan Agus Raharjo (Ketua KPK ) saat ini. Namun gugatan tersebut hakim karena permohonan praperadilan terlalu cepat dan tidak ada bukti KPK melakukan penghentian penyidikan.

Penulis : Dominikus Lewuk
Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi