• News

  • Nasional

MAKI Bakal Kembali Gugat KPK di Praperadilan

Bank Century Tutup
Bank Century Tutup

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman memberikan waktu tiga bulan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendalami kasus skandal bailout Bank Century.

Ditegaskan, pengajuan gugatan praperadilan jika hingga tiga bulan ke depan, Boediono belum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Kita memberi waktu 3 bulan, tadi saya sampaikan ke hakim guna memberikan kesempatan kepada KPK untuk menetapkan Boediono sebagai  tersangka dalam kasus century. Kalau tidak, ya saya gugat lagi di praperadilan," kata Boyamin Saiman.

Meski gugatan praperadilan MAKI ditolak oleh Hakim Martin Punto Bidara, Boyamin Saiman merasa cukup puas dengan putusan hakim tunggal Martin Punto yang menolak seluruhnya permohonan MAKI.

"Saya cukup puas. Karena ada pertimbangan hakim yang sepakat dengan pertimbangan kita. Bersepakat dengan pemohon MAKI bahwa KPK sedang menganlisa. Sehingga klaim KPK tidak menghentikan kasus century kami terima," ujarnya.
 
Boyamin mengaku, pada pertimbangan putusan hakim tunggal Martin Punto Bidara, sudah sangat jelas dan tegas meminta kesadaran   termohon (KPK) untuk secepatnya menindak lanjuti perkara kasus mega skandal korupsi bailout Bank Century.

"Hakim minta termohon (KPK) untuk secepatnya menindak lanjuti perkara Century atas dasar putusan MA dalam bentuk dua pilihan. Pertama, apabila memenuhi syarat akan ditingkatkan ke penyidikan. Atau kalau tidak memenuhi syarat, maka dinyatakan secara tegas tidak melanjutkan perkara century," pungkas Boyamin, Kamis (10/3/2016).

Penulis : Dominikus Lewuk
Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi