• News

  • Nasional

Bupati Ogan Ilir Terancam 12 Tahun Penjara

Ilustrasi narkoba (solopos.com)
Ilustrasi narkoba (solopos.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengatakan jika Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan terancam 12 tahun penjara karena terbukti gunakan narkoba.

Bupati Ogan Ilir, AW Nofiadi Mawardi ditetapkan sebagai tersangka bersama 4 orang lainnya, yakni ‎MU (tangan kanan bupati), DA (PNS Dinkes Kapubaten Ogan Kemering Ulu Timur), JU (security rumah pribadi bupati), dan ICN alias FA alias ICL (PNS rumah sakit jiwa di Palembang)‎.

Penetapan tersangka ini, usai BNN Provinsi Sumsel melakukan penggerebekan di rumah pribadi AW Nofiadi. AW Nofiadi bersama MU, DA, dan JU ditengarai kuat tengah berpesta narkoba jenis sabu.

"Barang bukti memang tidak ada di lokasi. Sudah dihilangkan. Tapi hasil tes urine menunjukkan mereka positif," ucap Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (14/3/2016).

‎Adapun, oleh BNN kelima orang tersangka itu dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 127 ayat 1a Undang-Undang Narkotika. Dengan pasal itu, AW Nofiadi bersama 4 orang lainnya terancam hukuman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.‎

"Mereka terancam penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun," kata Buwas.

Sebagai informasi, BNN Provinsi Sumsel menangkap Bupati Ogan Ilir AW Nofiadi Marwadi saat tengah berpesta sabu di rumah pribadinya ‎di Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar Gandus, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, Minggu 13 Maret 2016 pukul 18.30 WIB.

Penangkapan ini berawal dari diamankannya seorang pria berinisial ICN alias FA alias ICL. Dia diduga sebagai pengedar narkoba. PNS di salah satu rumah sakit jiwa di Palembang itu mengaku sering memasok narkoba kepada AW Nofiadi.

Editor : Firman Qusnulyakin