• News

  • Peristiwa

BPK PENABUR Tingkatkan Rasa Nasionalisme Remaja di Era Digital Melalui Citraloka Nusantara

Pertunjukan karya seni 'Citraloka Nusantara'
Netralnews.com/Martina Rosa Dwi Lestari
Pertunjukan karya seni 'Citraloka Nusantara'

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Era digital merupakan era dimana masuknya berbagai informasi tanpa batasan tertentu. Hal ini yang mendorong masuknya kebudayaan asing dengan mudah pada kalangan remaja.

Selain itu, platform online yang diterima oleh para remaja juga tidak banyak yang menampilkan kebudayaan Indonesia, sehingga para remaia juga kesulitan untuk mengenal kebudayaan mereka sendiri. 

Menyadari akan hal tersebut, SMPK PENABUR Jakarta ingin meningkatkan kembali rasa cinta tanah air kepada para peserta didik di usia remaja melalui sebuah pertunjukan karya seni 'Citraloka Nusantara'.

Ketua BPK PENABUR Jakarta, Antono Yuwono mengatakan, BPK PENABUR Jakarta tidak hanya mengembangkan peserta didik dari sisi akademik, tetapi juga mengembangkan dari sisi non akademik, salah satunya adalah seni. 

"Melalui seni tradisional yang ditampilkan peserta didik kami, kami ingin mengajak para peserta didik untuk terus menumbuhkan rasa nasionalisme mereka di tengah tengah era digitalisasi saat ini," kata dia.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (8/2/2020) bertempat di PENABUR Kelapa Gading International School, yang di bagi menjadi dua sesi, sesi pertama pukul 11.00 13.00 WIB dan sesi kedua pukul 16.00 18.00 WIB.

Mereka tampil di hadapan sekitar 1000 penonton termasuk diantaranya Ketua BPK PENABUR Jakarta Antono Yuwono yang membuka kegiatan, pengurus BPK PENABUR Jakarta, Elika Dwi Murwani selaku Deputi Direktur Pelaksana, Etiwati selaku Kepala Divisi Pendidikan, Ieke Poelihawati selaku Kepala Jenjang SMPK PENABUR Jakarta, dan Kepala Sekolah BPK PENABUR Jakarta, serta orang tua siswa, peserta didik, dan masyarakat Jakarta lainnya. 

Ketua Panitia Ester Junianti mengatakan, acara menampilkan kebudayaan dan kisah kisah perjuangan para pahlawan di Indonesia, yang saling bekerjasama untuk memerdekakan Indonesia.

"Diharapkan hal tersebut dapat diterapkan kepada para peserta didik kita, yang saling bekerjasama menampilkan sebuah pertunjukan seni, yang melibatkan sekitar 554 remaja dari 17 SMPK PENABUR Jakarta," ujar dia.

Acara mengangkat kisah perjuangan 'Sultan Agung', 'Pangeran Diponegoro', 'Sisingamangaraja', dan ' Peristiwa Rengasdengklok'. 

Para peserta didik yang terlibat dalam pertunjukan ini terbagi ke dalam 52 penampil seni musik, 150 penampil seni vokal, 153 penampil seni tari, 51 penampil seni rupa, dan 147 penampil seni teater. 

Para peserta didik yang tampil dalam kegiatan Art Performance 'Citraloka Nusantara' juga merasa antusias dalam melalui setiap proses latihan.

Peserta didik SMPK PENABUR Gading Serpong, Aurelius Frederic mengaku merasa bangga karena bisa menunjukan bakat bermain drum kepada orang lain, apalagi lagu lagu yang dibawakan bersama teman-teman Orchestra bertemakan perjuangan. Selain itu, dirinya juga senang bisa bekerjasama dengan teman-teman dari SMPK PENABUR Jakarta lainnya yang baik dan menyenangkan.

"Saya berharap dengan penampilan kami, juga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme kepada teman teman yang menonton pertunjukan ini," tambah Aurel. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati