• News

  • Peristiwa

Perokok Lebih Rentan Terpapar Virus Corona

 Perokok lebih rentan terpapar Virus Corona.
Trubus
Perokok lebih rentan terpapar Virus Corona.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB mengatakan, perokok lebih rentan terpapar virus corona dibanding yang bukan perokok.

Pernyataan ini disampaikan pasalnya virus corona menyerang saluran pernapasan, di mana salah satu organ yang berperan adalah paru-paru. Sedangkan pada perokok, kualitas paru-parunya diakui menurun karena kebiasaan merokok.

"Perokok lebih rentan terkena infeksi paru ketimbang yang tidak merokok. Secara struktur fungsi paru-parunya menurun," kata Prof Ari, baru-baru ini di Jakarta.

Lebih lanjut dijelaskan Prof Ari bahwa kualitas paru-paru yang menurun dapat mengakibatkan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) pada orang yang telah merokok lama. Bahkan kasus meninggal dunia pada perokok terjadi karena penyakit penyerta, salah satunya adalah PPOK.

Seperti diketahui wabah COVlD-19 ini menuai perhatian seluruh dunia terutama dengan terdapatnya beberapa pusat penyebaran virus terbaru di negara Jepang, Korea Selatan, Itali dan Iran. Sebut saja Korea Selatan, dimana peningkatan kasus terjadi secara pesat menjadi 4812 kasus (per tanggal 3 Maret 2020) sejak pertama kali kasus COVlD-19 ditemukan di negara tersebut.

Setiap orang yang terinfeksi virus corona rata-rata berpotensi menyebarkan ke dua atau tiga orang lainnya yang sehat melalui kontak langsung pasien (bersin atau batuk).

Maka dari itu diimbau Prof Ari, masyarakat yang sakit dan tenaga kesehatan jadi pihak yang diutamakan untuk menggunakan masker. Selain itu diimbau pula rajin cuci tangan, konsumsi makanan gizi seimbang, olahraga dan istirahat cukup, tidak merokok dan konsumsi alkohol.


Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani