• News

  • Peristiwa

Lawan Corona Anies Kurang Tidur, Netizen: Lu mah Mikirin agar Pusat Nggak Pelit ama Lu

Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani dan Gubernur Anies Baswedan.
foto: antara
Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani dan Gubernur Anies Baswedan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia), Rosan P. Roeslani, mengapresiasi upaya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sangat serius dalam menangani wabah virus corona (Covid-19) di Ibu Kota. Bahkan ia menjadi saksi bagaimana sang gubernur kurang tidur karena mengurusi hal ini.

Rupanya, pernyataan Ketua KADIN mengundang perhatian warganet. Akun bernama @Bude Sri melalui Facebooknya, Rabu (8/4/2020) membuat cuitan: "Lu Mah bkn kurang tidur...lu mikir bgemana pemerintah pusat gk pelit ma loe ...hahhh..klo kurang tidur ya mkn pil tidur yg dosisnya pling ampuh Bro."

Cuitannya mendapat berbagai tanggapan:

@Nasri Anwar: Kurang tidur karena kebanyakan nungging kelangit kale

@Lia Maya Sari: Jumpa pers Mulu kerjaanya


Sebelumnya dilansir Indozobe.id, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia), Rosan P. Roeslani, mengapresiasi upaya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sangat serius dalam menangani wabah virus corona (Covid-19) di Ibu Kota. Bahkan ia menjadi saksi bagaimana sang gubernur kurang tidur karena mengurusi hal ini.

"Kami sangat mengapresiasi Pak Gubernur. Saya tahu sekali beliau siang malam kurang tidur, terus memikirkan bagaimana menjaga kesehatan, keselamatan dari masyarakat DKI Jakarta yang harus diprioritaskan terlebih dahulu," kata Rosan dalam jumpa pers di Pendopo Gedung Balai Kota Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sejak kasus Covid-19 merebak di DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung bertindak dengan melakukan sejumlah langkah untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

Guna mendukung itu, Kadin bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan kepada Pemprov DKI Jakarta. Bantuan itu diterima Anies Baswedan secara simbolis dari Rosan di Pendopo Gedung Balai Kota Jakarta, hari ini.

Rosan mengungkapkan, bantuan yang diserahkan berkat kerja sama dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan Unilever kepada Pemprov DKI Jakarta. Ini adalah bentuk kontribusi riil dari para pengguna dan dunia usaha atas kondisi mewabahnya virus corona.

"Dunia usaha yang memang menargetkan bahwa kita harus bersama-sama dengan pemerintah, beriringan tangan, bergotong royong untuk bisa berkontribusi. Baik secara besar, kecil maupun menengah, kita ajak semua," kata Rosan dalam konferensi pers di Gedung Balai Kota Jakarta.

Dia menyampaikan, dalam mengahadapi kondisi pandemi virus corona dan dampaknya, semua pihak harus terlibat untuk membantu pemerintah guna menanganinya. Pasalnya, ini menjadi tanggungjawab semua pihak dan bukan hanya pemerintahan.

"Alhamdulillah yang kami sudah serahkan kepada pak Gubernur dan jajarannya, pertama adalah 100.000 rapid test kit yang sudah kita kirimkan, juga 105.000 masker, dan 300 APD. Itu yang sudah kita serahkan," ujarnya.

Dia menambahkan, selain kepada Pemprov DKI Jakarta, Kadin bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia juga telah menyerahkan bantuan kepada berbagai pihak terkait yang ikut menanggulangi wabah Covid-19 di Indonesia. Seperti BNPB, PMI, Kemenkes, dan beberapa instansi atau lembaga lainnya.

Editor : Taat Ujianto