• News

  • Peristiwa

Natalius Pigai Sebut Mundurnya Staf Khusus Presiden Tak Menghilangkan Dugaan Korupsinya

Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai
Istimewa
Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Aktivis kemanusiaan Natalius Pigai ikut mengomentari mundurnya staf khusus Milenial Presiden Joko Widodo, Adhamas Belva Syah Devara.

Menurut dia, pengunduran diri pendiri ruuangguru itu tak bisa mengugurkan dugaan kasusnya dalam proyek kartu prakerja.

Hal itu diungkapkan eks komisioner Komnasham tersebut dalam akun resmi twitternya @nataliuspigai2 seperti dilansir Jakarta, Selasa (22/4/2020).

"mengundurkan diri tdk berarti menggugurkan tindakan Pidana Penyalagunaan Jabatan & nepotisme. Perbuatan Belva sama dgn Bas Suebu bisa dituntut pidana 8 thn penjara," tulisnya.

Selain itu, kata Natalius Pigai dugaan kasus ini juga persis seperti mantan Gubernur Papua Bernabas Suebu dengan kasus Tindak Pidana Korupsi

Detailing Engineeing Design Pembangkit Listrik Tenaga Air Sungai Memberamo dan Urumka pada tahun 2009-2010.

Pada akhirnya, Bernabas Suebu divonis oleh pengadilan kurungan penjara selamma 8 tahun. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati