• News

  • Peristiwa

Bagaimana Jika Jemaah Haji yang Batal Berangkat Meninggal Dunia?

Jemaah batal haji,nomor porsinya dapat dilimpahkan.
Futuready
Jemaah batal haji,nomor porsinya dapat dilimpahkan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji 1441H/2020M. Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi pada 2 Juni 2020 kemarin.

Lantas, bagaimana jika jemaah haji yang batal berangkat tesebut meninggal dunia?.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis menjelaskan bahwa nomor porsinya dapat dilimpahkan. Pelimpahan porsi tersebut bisa dilakukan kepada suami, istri, ayah, ibu, anak kandung, atau saudara kandung yang ditunjuk dan/atau disepakati secara tertulis oleh keluarga.

“Pengganti porsi itu bisa menjadi jemaah haji 1442H/2021M selama kuota haji Indonesia masih tersedia,” kata dia, seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/6/2020).

Sebagai informasi, Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama mencatat ada 198.765 jemaah haji reguler yang melunasi Bipih 1441H/2020M.

Lebih lanjut dia jelaskan, Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M.

KMA mengatur bahwa jemaah yang telah melunasi Bipih tahun ini, dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih.

“Meski diambil setoran pelunasannya, jemaah tidak kehilangan statusnya sebagai calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun 1442H/2021M,” sambungnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani