• News

  • Peristiwa

Elektabilitas Anies Turun, PKS Sebut Aneh, Warganet: Untung yg Survey Bukan Yunarto Wijaya

Gubernur Anies Baswedan
foto: grid.id
Gubernur Anies Baswedan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PKS merasa ada yang ganjil dari hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyatakan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun. Sebab, menurut PKS, Anies berhasil dalam menangani penyebaran virus Corona (COVID-19) di Ibu Kota.

"Anies turun agak aneh, karena Jakarta justru berhasil (menangani penyebaran Corona). Tapi saya melihatnya penurunan masih dalam range margin error ± 2,9%. Jadi bisa dianggap elektabilitas Anies masih oke," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Pernyataan PKS mengundang beragam komentar warganet. AKun Facebook @Mak Lambe Turah membagikan tautan dan berkomentar:

kalo survey ga bagus, percaya
kalo survey ga bagus, merasa aneh
Untung yg bikin survey bukan Yunarto Wijaya

@Mutolib Maulana: Ga bisa kerja minta survey bgus

@Sulaeman Siddik: Ngapain posting manusia separo2 gini Mak...mana lagi sarapan mak...jadi mules perut

@Tetet Yonantz: Yaaah kaga aneh elektabilitas wan toa turun lawong skali muncul cuman konpres doan


Sebelumnya diberitakan, Mardani menyebut Anies sebagai brand yang kuat. Anggota Komisi II DPR RI itu menyakini eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu akan menjadi kandidat kuat dalam Pilpres 2024.

"Mas Anies ini brand-nya kuat. Media appearance-nya juga oke. Prestasi di Jakarta-nya bagus. Tetap penantang serius siapa pun di 2024," sebut Mardani.

Sebelumnya, berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia elektabilitas Gubernur DKI Anies Baswedan mengalami penurunan. Sementara elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami kenaikan.Survei tersebut dilakukan via wawancara sambungan telepon pada 16-18 Mei terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang digelar pada rentang Maret 2018-Maret 2020. Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut ini hasil survei pemilihan Presiden dari Indikator per Mei 2020:

1. Prabowo Subianto 14,1% (Februari 22,2%)2. Ganjar Pranowo 11,8% (Februari 9,1%)
3. Anies Baswedan 10,4% (Februari 12,1%)
4. Ridwan Kamil 7,7% (Februari 3,8%)
5. Sandiaga Salahuddin Uno 6,0% (Februari 9,5%)
6. Agus Harimurti Yudhoyono 4,8% (Februari 6,5%)
7. Khofifah Indar Parawansa 4,3% (Februari 5,7%)
8. M Mahfud Md 3,3% (Februari 3,8%)
9. Gatot Nurmantyo 1,7% (Februari 2,2%)
10. Erick Thohir 1,6% (Februari 1,9%)
11. Puan Maharani 0,8% (Februari 1,4%)
12. Tito Karnavian 0,6% (Februari (0,8%)
13. Budi Gunawan 0,4% (Februari 0,4%)
14. Muhaimin Iskandar 0,0% (Februari 0,3%)

Tidak tahu/tidak jawab 32,3% (Februari 20,3%)

Editor : Taat Ujianto