• News

  • Peristiwa

Ini Risiko COVID-19 di Aktivitas Sehari-hari Menurut Ahli

Resiko berkendaraan umum di tengah apndemi Covid-19.
Antara
Resiko berkendaraan umum di tengah apndemi Covid-19.

JAKARTA,NETRALNEWS.COM - Akhir pandemi Covid-19 belum menemui titik terang dan masih sebatas menjadi prediksi.

Menurut Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Dr. Tri Yunis Miko Wahyono, vaksin Covid-19 diperkirakan baru akan tersedia di Indonesia dalam waktu satu setengah tahun. Itu pun baru perkiraan kasar.

Jika pembatasan kegiatan masyarakat dipertahankan berlangsung sepanjang waktu tersebut, maka kerugian ekonomi yang dialami masyarakat Indonesia hampir dapat dipastikan akan semakin besar.

Oleh karena itu, pemerintah tengah menggodok kebijakan New Normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19, selama belum ditemukannya vaksin atas virus ini. Tujuannya tentu untuk memutar kembali roda perekonomian yang tersendat karena kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) maupun kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat lainnya.

Namun, sebesar apakah risiko terjangkit COVID-19 dalam kegiatan sehari-hari? Guna memberikan edukasi ke masyarakat seputar aktivitas di era New Normal, Lifepal.co.id yang berkolaborasi dengan Pakar Epidemiologi FKM UI Dr. Tri Yunis Miko Wahyono, Msc. membuat daftar aktivitas yang umum dilakukan masyarakat sehari-hari dilengkapi dengan potensi tingkat risiko terpapar Covid-19 dari aktivitas tersebut.

Terdapat empat level risiko yang kami buat yakni, “rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi.”

Untuk menentukan sebuah aktivitas masuk ke salah satu kategori penularan di atas, kami mempertimbangkan beberapa faktor antara lain adalah:

Kontak dengan orang lain, yang artinya seberapa intensif potensi kontak fisik yang terjadi antara satu orang dengan orang lain dalam aktivitas ini


Jarak fisik antara satu orang dengan orang lain, yakni seberapa dekat jarak seseorang dengan orang lain ketika melakukan suatu aktivitas 


Hubungan antara aktivitas sehari-hari dengan penularan virus Covid-19, bagaimana sebuah aktivitas memiliki keterkaitan tinggi dengan penyebaran penyakit


Ketaatan dalam mematuhi protokol kesehatan, yakni ketaatan dalam menerapkan tindakan pencegahan seperti mengenakan masker dengan baik, mencuci tangan sebelum menyentuh wajah, dan atau melakukan physical distancing dengan jarak minimal 1 meter dari orang lain.


Berikut adalah daftar aktivitas sehari-hari yang umum dilakukan serta level risiko yang kami buat berdasarkan parameter di atas.

Aktivitas di lingkungan tempat tinggal dan kegiatan umum sehari-hari
Ini merupakan kategori aktivitas sehari-hari yang dilakukan masyarakat pada umumnya. Aktivitas ini mencakup kegiatan di rumah, belajar di sekolah, bekerja, hingga menggunakan fasilitas publik dan menjalani kegiatan keagamaan.

Anda dapat melihat pula seberapa tinggi tingkat risiko penularan Covid-19 dari masing-masing aktivitas. Sebagai contoh, pada poin pertama, apabila alamat tinggal Anda di daerah yang menjadi zona merah, maka risiko tertular Covid-19 akan “sangat tinggi” apabila Anda tidak taat pada protokol kesehatan. Namun, jika taat, maka risiko tersebut dapat ditekan sedemikian rupa meskipun hanya sampai pada level “tinggi” saja.

Aktivitas transportasi
Kategori ini mencakup aktivitas penggunaan fasilitas transportasi mulai dari transportasi pribadi, umum, hingga online. Infografis di bawah ini dapat menjadi panduan bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan transportasi massal seperti pesawat dan kereta api, sampai angkutan umum, mobil pribadi, hingga ojek online.

Aktivitas konsumsi
Infografis di bawah ini berisikan panduan untuk masyarakat yang ingin melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan belanja barang, makanan, hingga hal-hal menyangkut pemanfaatan layanan purna jual suatu produk yang telah dibeli.

Aktivitas kesehatan, kebugaran, dan rekreasi
Berikut adalah infografis yang dapat dijadikan panduan bagi masyarakat yang ingin melakukan aktivitas-aktivitas seperti olahraga, pergi ke tempat hiburan, dan melakukan konsultasi kecantikan maupun kesehatan.

Editor : Sulha Handayani