• News

  • Peristiwa

Birgaldo: Waspadalah Adu Domba Kebencian Mualaf Gadungan, Ustaz Fauzan Al Azmi

Birgaldo Sinaga
foto: istimewa
Birgaldo Sinaga

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hingga hari ini, Jumat (3/7/2020), keberadaan pria bersorban yang mengaku lulusan dari Injil Vatican School masih menjadi sorotan publik. Kata “Injil Vatican School” beberapa waktu lalu menjadi salah satu trending topic di media sosial.

Pria itu mengaku memiliki nama asli yang unik. Uniknya karena dia lahir bukan dari keluarga besar Islam, melainkan lahir dari keluarga besar Kristen.

Pegiat media sosial Birgaldo Sinaga masih meras tergelitik dan membuat cuitan dan video khusu di Channel Youtubenya.

WASPADA ADU DOMBA KEBENCIAN DARI USTAD AL AZMI

Kata mualaf gadungan bernama Ustad Fauzan Al Azmi ini sebagai Ketua Misionaris tugas utamanya adalah menghancurkan umat Islam. Menghancurkan Islam.

WASPADALAH...WASPADALAH...

Sementara sebelumnya ia sudah mengunggah cuitan di akun Facebooknya:

MUALAF GADUNGAN UST FAUZAN AL AZMI

Kata mualaf gadungan bernama Ustad Fauzan Al Azmi ini sebagai Ketua Misionaris tugas utamanya adalah menghancurkan umat Islam. Menghancurkan Islam.

Ccckkckc... Padahal penipu ini bukan mualaf. Nama asli waktu lahir Joko Subandi. Lahir di Kudus pada 4 Juli 1977. Ibunya bernama Surahma.

Tapi durhaka dengan mengakui ibu kandungnya Evangelis Maria Laura STh

Buat teman2 muslim...mohonlah jangan mudah percaya sama orang2 gadungan begini. Selalu cek dan ricek. Kasihan kalo teman2 termakan hasutan adu domba manusia dajjal ini.

Sebelumnya diberitakan, pria bersorban itu mengaku memiliki nama asli Insinyur Yohanes Ignatius Sarjana Teologi. Dia mengaku sempat menjadi Ketua Misionaris Kristen Indonesia tahun 2004 selepas dari pendidikan.

“Selepas dari pendidikan saya di Injil Vatican School, Roma Italia. Mempelajari ilmu tafsir Injil dan ilmu teologi atau perbandingan agama,” kata dia, dikutip dari video yang diunggah akun Katolik Garis Lucu, Kamis (2/7/2020).

Lebih lanjut pria itu mengaku terlahir sebagai anak tunggal dari pasangan rumah tangga yang bahagia dan sempurna. Ayah kandungnya bernama Prof Dr Ir Ignatius Sastrawardaya Mater Teologi. Sedangkan ibunya seorang penginjil di gereja bernama Maria Laura Master Teologi.

“Keduanya dari Injil Vatican School dan saya ikuti jejak beliau. Pada tahun 2000 lulus dari Undip, saya dapat beasiswa dari gereja, empat tahun kuliah di Roma, Itali dan 2004 pulang ke Indonesia disambut dengan besar,” kata pria yang klaim pernah mendapat predikat Pendeta Termuda Seasia Tenggara ini.

Pernyataan itu lantas menuai komentar dari warganet. Mereka heran karena di situs pencarian tidak ada nama sekolah Injil Vatican School. Selain itu tidak ada juga kardinal bernama Ignatius Sastrawardaya. Bahkan kardinal diketahui tidak memiliki istri.

“Gw udah nanya nih ke mbah gw, Mbah Gugel. Injil Vatican School? Kaga ada. Mana ada bahasa inggris make kata injil. Ignatius Sastrawardaya jg gk ada. Malu-maluin sumpah,” cuit @aziztony.

“Injil Catican Schol??? Nama sekolah kok bahasanya campuran wkwkwk,” cuit @PatarTambunan13.

“Kardinal punya istri? Yaauwoh auto haram sejak masih sperma *emoticon* Wah lulusan Roma. Coba ngomong 1 kalimat pakai bahasa Latin,” cuit MartaPubu2.

Editor : Taat Ujianto