• News

  • Peristiwa

Brigjend Prasetijo Kawal Buron Djoko Tjandra ke Pontianak, Netizen: Pengkhianat Polri

Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo
Gelora News
Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mulusnya perjalanan Djoko tidak terlepas dari bantuan oknum aparat penegak hukum. Boyamin menyebut Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetijo Utomo sempat mengawal Djoko dalam perjalanannya menuju Pontianak.

Nama Prasetijo mendadak tenar karena ketahuan membuat surat jalan beratasnamakan Djoko dari Jakarta ke Pontianak. Karena itu pula ia dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

Gemas dengan perilaku Brigjen Prasetijo, akun FB @Mak Lembe Turah, Sabtu (18/7/2020) membuat cuitan dan ditanggapi banyak warganet.

@Mak Lambe Turah: jadi ingat iklan bu Joko. Bu Joko, bu Joko punya es? Anak saya panas sekali.... kira2 apanya pak Joko chandra????

@Ifung Lee: Pecat penjarakan dan miskinkan

@Toto Aryo: oknum Pengkhianat polri perlu dipidana ni..ayo libas jendral2 pengkhianat bangsa

@Cjs Pa'PriscillaSinaga: kan itu sesuai motto: MELINDUNGI, MENGAYOMI DAN MELAYANI MASYARAKAT, *syarat dan ketentuan berlaku

Sebelumnya diberitakan, buronan kasus hak tagih atau cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, bebas keluar masuk Indonesia tanpa terendus karena ada bantuan dari oknum aparat. Perjalanannya disebut tidak hanya menggunakan pesawat jet pribadi, buronan kelas kakap itu juga pernah menggunakan pesawat komersil.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mengatakan untuk bisa masuk ke Indonesia Djoko menggunakan rute Kuala Lumpur (KL) - Pontianak - Jakarta, tepatnya ke Bandara Halim Perdana Kusuma. Namun, perkiraan lainnya ialah melalui jalur tikus.

"Saya yakin lewat jalan tikus apapun, Joko Tjandra. mau pake Djoko Tjandra, masuk bandara Pontianak ke Jakarta,"  kata Boyamin dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (18/7/2020).

Ia menyebut bukan hanya sekali Djoko masuk ke Indonesia. Bahkan ia kerap memilih beragam jenis pesawat yang ditumpanginya.

"Bukan hanya sekali, pakai private jet, pakai Lion Air, pakai pesawat komersil pernah, jadi ini berulang," ucapnya.

Menurut Boyamin, cara Djoko tersebut memang menunjukkan kalau yang bersangkutan tidak tenang berlama-lama di Indonesia. Sebab dirinya menyadari sudah menjadi buronan kelas kakap.

"Ngurusin KTP dia balik lagi ke KL, ngurusin paspor dia balik ke KL, sebelumnya surat kuasa juga balik lagi ke KL," tuturnya.

Mulusnya perjalanan Djoko tidak terlepas dari bantuan oknum aparat penegak hukum. Boyamin menyebut Brigadir Jenderal (Brigjen) Prasetijo Utomo sempat mengawal Djoko dalam perjalanannya menuju Pontianak.

Nama Prasetijo mendadak tenar karena ketahuan membuat surat jalan beratasnamakan Djoko dari Jakarta ke Pontianak. Karena itu pula ia dipecat dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri.

"Prasetijo Utomo juga menurut informasi yang masuk ke saya juga dia pernah ikut ngawal ke Pontianak dengan private jet. Jadi diistimewakan dengan oknum lembaga negara agar lancar keluar masuk Indonesia," kata Boyamin dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (18/7/2020).

Editor : Taat Ujianto