• News

  • Peristiwa

Kemensos Terima Bantuan Internasional dari IOM untuk Pekerja Migran Indonesia

Kemensos terima bantuan internasional dari IOM untuk Pekerja Migran Indonesia.
Netralnews/Martina Rosa
Kemensos terima bantuan internasional dari IOM untuk Pekerja Migran Indonesia.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) menerima bantuan dari International Organization For Migration (IOM) untuk Pekerja Migran Indonesia. Bantuan ini berupa 2.500 paket Hygiene Kits berisi masker kain, hand sanitizer, sabun, sikat gigi, pasta gigi, serta brosur pencegahan Covid-19 dan perdagangan orang.

Direktur Jendral Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat menyampaikan terima kasih atas bantuan IOM dalam melakukan asesmen dan pencegahan pengendalian Covid-19. Kemensos juga berterima kasih terkait dukungan pengadaan sarana prasarana pencegahan pengendalian Covid-19 di lokasi transit sementara bagi pekerja migran yang masih dalam proses.

"Selain itu juga terkait pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan rencana bantuan psikososial dan bantuan respon kasus korban perdagangan, kasus kekerasan yang terkait pekerja migran. Kerjasama ini diharap bisa ditingkatkan dan diperluas komponennya," kata Harry.

Pernyataan itu disampaikan Harry saat serah terima secara simbolis Hygiene Kits Pencegahan Covid-19 untuk di Pos Pemulangan WNI-M KPO Pontianak di Ruang Media Center Jaring Pengaman Sosial Penanganan Covid-19, Kemensos, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Harry juga katakan, penting menjalin kerjasama dengan IOM untuk memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC). Kemensos percaya dengan pengalaman IOM di dunia internasional, terlebih tengah dikaji pembukaan RPTC di wilayah provinsi lain yang merupakan tempat transit pekerja migran.

"(SOP) terkait bagaimana standar sarana prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM), bila diperlukan kerjasama intensif," kata Harry.

Pada kesempatan yang sama, Acting Chief of Mission International Organization For Migration of Indonesia Yasar Ogul menyampaikan terima kasih kepada Kemensos karena telah menjadi mitra dalam melakukan berbagai program positif. Salah satu program kerjasama yang dijalin yakni pada topik prioritas seperti pekerja migran dan korban perdagangan manusia.
 
Melalui kesempatan pendanaan dan dengan dukungan, serta kemitraan yang baik dengan Kemensos dan kementerian lainnya, IOM akan melaksanakan kegiatan meliputi:

Asesmen cepat bersama, oleh pemerintah dan IOM di lima titik kedatangan utama pekerja migran. Tujuannya untuk menilai operasi terkait Covid 19, termasuk pendaftaran, skrining dan rujukan pekerja migran yang perlu diidentifikasi dan prioritas yang akan ditangani. 

IOM juga mendukung perbaikan sarana di lokasi transit sementara, untuk mendukung pencegahan dan pengendalian Covid-19. Selain itu, di Juli 2020 telah dilakukan pula asesmen di RPTC Jakarta dan Tanjung Pinang berdasarkan panduan kementerian dalam menyediajan fasilitas shelter untuk karantina dan isolasi Covid-19 dan masih dalam proses penanganan.

"Dilakukan juga distribusi kelengkapan kebersihan untuk pekerja migran di tempat penampungan di pos pemulangan WNI-M Pontianak," kata dia

Dilakukan pula pengadaan APD untuk petugas shelter, staff RPTC Jakarta, Tanjung Pinang dan Pontianak. Terkahir, terkait koordinasi dengan Kemensos dalam rangka memberi bantuan psikososial di RPTC, yakni alat dukung psikososial swadaya.

IOM juga komitmen memberi bantuan pada kasus-kasus rentan di penampungan atau transit bagi korban perdagangan manusia dan kasus rentan lainnya.

"Kami harap donasi bermanfaat bagi para pekerja migran dan bagi masyarakat penrima dan memberi keselamatan bagi petugas pelayanan," harap Yasar.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani