• News

  • Peristiwa

Menag Sebut Radikalisme Dibawa Anak Good Looking, Hilmi Firdausi: Apa Harus Jadi Bad Boy?

Menag sebut Radikalisme dibawa Anak Good Looking.
Indopos
Menag sebut Radikalisme dibawa Anak Good Looking.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang Da’i Ustaz Hilmi Firdausi angkat bicara terkait pernyataan Menteri Agama (Menag) Hilmi Firdausi. Menag sempat menyebut radikalisme dibawa oleh anak yang good looking.

Pemilik SIT Daarul Fikri dan Pengasuh PPA Yatim Dhuafa Assa’adah ini mempertanyakan, apa salah anak good looking.

Hilmi bahkan ingin anak-anak dan santrinya good looking, berakhlak, hafal Qur’an dan lain-lain. Catatannya, tetap menyebarkan Islam yang rahmatan lil’alamiin.

"Semua ortu jg sy pikir demikian. Btw, apa sy jg hrs berubah jd bad boy biar ga dibilang radikal ? *emoticon*," ujar Hilmi, dikutip dari cuitannya, Kamis (3/9/2020).

Sebelumnya Menag ungkap cara masuknya kelompok, maupun paham-paham radikalisme ke masjid-masjid yang ada di lingkungan pemerintahan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan di tengah masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Menag pada webinar bertajuk "Strategi Menangkal Radikalisme Pada Aparatur Sipil Negara", di kanal Youtube Kemenpan RB, Rabu (2/9/2020) kemarin.

Selain good looking, cara masuk radikalisme menurut Menag adalah melalui penguasaan Bahasa Arab yang bagus dan hafiz atau hafal Al Quran.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani