• News

  • Peristiwa

Pertarungan PAN dan Partai Ummat Bisa Berakhir Tragis: Sama-sama Tak Lolos Parlemen

Pengamat politik Wempy Hadir
Go Politik
Pengamat politik Wempy Hadir

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Wempy Hadir menilai, jika Partai Ummat berhasil lolos verifikasi Kemenkumham) dan KPU untuk menjadi peserta Pemilu 2024, maka partai bentukan Amien Rais dan loyalisnya itu bakal menjadi 'ancaman' bagi Partai Amanat Nasional (PAN).

Pasalnya, Wempy menyebut Partai Ummat merupakan pecahan dari PAN, sehingga tokoh-tokoh dan simpatisan partai yang dideklarasikan pada Kamis (1/10/2020) kemarin itu tidak beda jauh dengan PAN. Dengan demikian kehadiran Partai Ummat bisa menggerus suara PAN.

"Kalau kita lihat aktor dari kedua partai ini kan basisnya sama, sempalan dari PAN. Dengan demikian secara matematis kekuatan yang ada di PAN itu mengalami penurunan lalu geser ke Partai Ummat," kata Wempy kepada netralnews.com, Minggu (4/10/2020).

Karena mengalami perpecahan dan memiliki basis simpatisan yang sama, Wempy berpendapat bahwa ada tiga konsekuensi logis yang bakal terjadi dengan PAN dan Partai Ummat di Pemilu 2024 mendatang.

Kemungkinan pertama, Partai Ummat tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT), jika tidak terjadi pergeseran suara dari PAN ke partai yang memiliki slogan 'Lawan Kezaliman, Tegakkan Keadilan' itu.

"Bisa saja partai yang dibuat Amien Rais tidak lolos PT pada pemilu yang akan datang seandainya blocking pemilihan itu tidak mengalami pergeseran," ujar Wempy.

Yang kedua, Wempy menyebut, kalau terjadi perubahan atau pergeseran dukungan dari PAN ke Partai Ummat, maka ada kemungkinan kedua partai itu tidak lolos parliamentary threshold.

"Karena terjadinya penyebaran dukungan sehingga suara yang diperoleh kedua partai itu tidak signifikan. Kalau itu terjadi maka kedua partai tidak lolos PT," ucap Direktur Indopolling Network itu.

Yang ketiga, menurut Wempy, ada kemungkinan Partai Ummat yang lolos ke Senayan. "Kalau Partai Ummat bekerja dengan baik dan menarik tokoh-tokoh baik pada lokal hingga tingkat nasional maka tidak menutup kemungkinan Partai Ummat lolos," jelasnya.

Wempy menambahkan, jika Partai Ummat tidak mampu melakukan konsolidasi dan menggalang tokoh-tokoh yang bisa mendongkrak elektabilitas partai itu, maka diprediksi Partai Ummat akan bernasib sama dengan partai baru lainnya.

"Kalau Partai Ummat tidak mampu melakukan konsolidasi, menggalang tokoh-tokoh dan sebagainya, saya kira dia akan mengalami nasib yang sama seperti partai-partai lain yang baru dibentuk. Tidak mengalami perubahan dan juga tidak mendapat dukungan yang signifikan," terangnya.

Sementara untuk PAN, Wempy mengatakan, apabila partai pimpinan Zulkifli Hasan ingin tetap bertahan atau lolos PT di Pemilu 2024, maka harus bekerja lebih keras lagi menjaga konstituennya dan mempertahankan tokoh-tokoh kunci agar tidak diboyong oleh Partai Ummat.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani