• News

  • Peristiwa

Refly Harun: Kalau Bisa Ada 10-15 Calon Presiden di Pilpres 2024

Refly Harun: Kalau bisa ada 10-15 calon Presiden di Pilpres 2024.
Geo Politik
Refly Harun: Kalau bisa ada 10-15 calon Presiden di Pilpres 2024.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun mengatakan, kalau bisa ada 10-15 Calon Presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) di 2024 mendatang. Usulan ini disampaikan Refly, sesuai dengan jumlah partai yang ada dalam Pilpres atau Pemilihan Umum (Pemilu).

Ata usulan tersebut, dia dan Rizal Ramli kini mengaku tengah perjuangkan penghapusan presidential threshold. Apabila berhasil, maka sloting Capres akan lebih lebar dan besar.

"Jadi calon-calon (Capres) kalau bisa 10 atau 15. Kalau presidential threshold dihapus, maka orang seperti Moeldoko, Gatot, Anies, Ganjar, Ridwan Kamil, Prabowo, bahkan Puan bisa nyalon," kata Refly, dikutip dari pernyataan dikanal Youtubenya, Senin (5/10/2020).

Pernyataan ini disampaikan Refly menanggapi pemberitaan yang menyebut bahwa Gatot Nurmantyo dan Moeldoko "kebelet" Nyapres alias Nyalon Presiden di 2024.

Disebut Refly, dalam sistem Pilpres, hanya boleh Parpol yang mengajukan Pasangan Calon (Paslon). Sedangkan Gatot dan Moeldoko bukan pemilik dan tidak bergabung dalam Parpol.

Menurutnya, Moeldoko hanya orang yang berpengaruh di lingkar istana, sedangkan Gatot orang yang berpengaruh di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan masyarakat.

Usulan ini disampaikan Refly juga bukan tanpa alasan. Menurutnya, perlu dicari calon-calon terbaik untuk memimpin republik ini.

"Bukan calon-calon pas-pas an saja, kemampuan biasa saja. Ingin calon yang berkualitas, ditempa dan menempuh cara terbuka," kata Refly.

Harapannya tidak ada Capres dari latar belakang kegiatan percukongan dan membeli Parpol. Selain itu dia juga mendukung siapapun yang berambisi jadi presiden dengan kompetisi terbuka.

"Semua sah jadi nomor satu dengan cara konstitusional dan demokratis," kata Refly.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani