• News

  • Peristiwa

AD Sebut Ada Invisible Hand, Nobar Tak Bergairah, MLT: Ga Usah Baper, Tahun Depan...

 Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani
Foto: Istimewa
Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani berbicara soal bahaya laten komunis dan sejarah peleburan PKI ke PDIP. Ia juga menduga ada invisible hand yang mencoba menghilangkan pelajaran sejarah G30S/PKI hingga munculnya gejala tidak adanya gairah untuk nobar film G30S/PKI.

Menanggapi pernyataan Ahmad Dhani, akun FB @Mak Lambe Turah membuat cuitan, katanya:

Jelaslah beda jaman dulu sama jaman sekarang secara jaman dulu cuman ada TVRI, udah gitu nontonnya yg ga punya tv di balai desa kalo ga dirumah pa rt, udah beksonnya serem, lampunya lampu teplok...belom lagi kalo nobar jaman dulu, pas diputer eh aki nya soak, yah tamat riwayat, jadi jelas lebih bergairah karena nontonnya penuh perjuangan...

secara ya dulu itu nunggu SETAHUN lamaaaa banget perasaan.
Sekarang tuh ya setahun perasaan cepet aja berlalu. Udah gitu skr di Youtube banyak

gausah baper... Semangat

Masih ada tahun depan untuk menggoreng lagi

Sebelumnya diberitakan, Wasekjen Partai Gerindra Ahmad Dhani berbicara soal bahaya laten komunis dan sejarah peleburan PKI ke PDIP, yang menurutnya merupakan suara masyarakat. Ahmad Dhani meminta maaf jika ada anggota PDIP yang marah.

"Jadi saya minta maaf jika ada anggota PDIP yang marah. Karena saya hanya menyampaikan apa yang ada di benak masyarakat untuk menjadi koreksi bersama," kata Ahmad Dhani kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

Ahmad Dhani kemudian berbicara soal invisible hand terkait PKI. Ahmad Dhani menyoroti pelajaran sejarah hingga nobar film G30S/PKI.

"Masyarakat berhak menduga ada invisible hand yang mencoba menghilangkan pelajaran sejarah G30S/PKI, tidak adanya gairah untuk nobar film G30S/PKI," sebut Dhani.

Ahmad Dhani sebelumnya berpesan kepada TNI yang tengah memperingati hari jadi ke-75. Ahmad Dhani meminta TNI fokus kepada bahaya laten komunis.

Ahmad Dhani lalu bicara soal NEO PKI. Ahmad Dhani bicara soal sejarah PKI yang menurutnya melebur ke partai. Belakangan, Ahmad Dhani menyatakan dia hanya menyampaikan apa yang diketahui masyarakat.

"Sebaliknya, mengapa masyarakat takut ada NEO PKI? Karena masyarakat tahunya PKI dulu melebur ke PDIP dan rakyat tahu PDIP memimpin koalisi Jokowi-Ma'ruf. Apalagi rakyat juga sudah tahu soal Pancasila mau diganti Trisila bahkan Ekasila," sebut Ahmad Dhani seperti dinukil Detik.com.

Editor : Taat Ujianto