• News

  • Peristiwa

Yogya Siap Lawan Anarkis, Denny: Bersatu Mereka Takut, Netizen: Peliharaan Mulai Dilepas

Apel Siaga Jaga Yogyakarta Damai
Foto: Media Indonesia
Apel Siaga Jaga Yogyakarta Damai

YOGYAKARTA, NETRALNEWS.COM - Warga Yogyakarta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, menolak kekerasan dan fandalisme serta tindakan anarkis yang dilakukan oleh orang tak bertanggungjawab.

Berkaitan dengan itu, warga bersama sejumlah elemen yang ada di daerah itu siap melawan tindak kekerasan, fandalisme maupun anarkis yang dilakukan oleh oknum maupun sekelompok orang yang tak bertanggungjawab.

Hal itu terungkap setelah warga dan sejumlah elemen masyarakat Yogyakarta berkumpul di Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Jumat (9/10).

Menanggapi hal itu, pegiat media sosial Denny Siregar, Senin (12/10/20) mengatakan: "Ayo seperti Jogja.. Kita jaga daerah kita masing-masing. Jangan sampai ada perusuh yang mau merusak kota kita. Kalau warga bersatu, mereka akan takut datang kesana."

Pernyataan Denny ditanggapi positif oleh banyak netizen. Namun ada pula yang justru menilai miring terhadap aksi tersebut seperti tercermin dari pernyataan akun @Laksono Adi yang berkomentar: "Anj**g2 peliharaan mulai dilepas."

Sebelumnya dilansir Smol.id, sejumlah kelompok masyarakat di Yogyakarta bersama-sama menyatakan sikap keprihatinannya yang dilakukan oleh para demonstran yang terjadi pada Kamis (8/10) lalu.

Gerakan keprihatinan yang diiniasi Sekber Keistimewaan DIY tersebut, diikuti warga dan ratusan elemen yang ada di Kota Budaya.

Turut hadir Esti Wijayanti anggota DPR RI dari Fraksi PDIP dan pedagang Malioboro yang saat kejadian terkena dampak dari aksi massa yang tak bertanggungjawab tersebut.

Intinya mereka minta petugas segera mengusut dan menindak tegas kepada para pelaku pengrusakan sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena aksi amuk massa ini sama sekali tidak sesuai dengan watak dan karakter warga Yogyakarta yang dikenal ramah dan santun dalam bertindak.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Sekber Keistimewaan, Widihasto Wasana Putra mengatakan, menyikapi aksi demonstrasi di DPRD DIY Jalan Malioboro, Yogyakarta, Kamis (8/10) lalu yang berujung aksi amuk massa hingga menimbulkan banyak kerusakan fasilitas pemerintah, fasilitas kepolisian, fasilitas umum, dan tempat usaha masyarakat maka masyarakat Yogyakarta minta petugas segera mengusut dan meringkus pelaku pengrusakan.

Untuk itu, ia mengutuk dan mengecam keras demonstrasi massa dengan kekerasan. Minta aparat berwenang untuk mengusut dan memproses hukum para pelaku kekerasan. Menyerukan kepada massa demonstran untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib dan konstitusional serta menghormati hak-hak masyarakat sipil dan khususnya pemilik/pelaku usaha di kawasan terdampak aksi massa.

”Kami warga DIY siap turun tangan menghadapi massa demonstran yang bertindak anarkis dan mengganggu atau memgancam ketentraman umum di wilayah Yogyakarta,” katanya.

Untuk itu, minta negara untuk merespon dinamika politik di masyarakat dengan sigap dengan mengedepankan prinsip keadilan dan mengutamakan kepentingan umum. Hal senada juga disampaikan Esti Wijayanti.

Anggota DPR RI ini juga minta aparat menindak tegas para demonstran yang melakukan pengrusakan dan bertindak anarkis dengan merusak fasilitas Umum serta merusak fasilitas kepolisian. ”Kami minta petugas menindak tegas para pelaku pengrusakan,” katanya.

Editor : Taat Ujianto