• News

  • Peristiwa

Petinggi KAMI Ditangkap Polisi, Pigai: Negara Lakukan Tindakan Kriminal

Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai.
Geo Politik
Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Kemanusiaan Natalius Pigai angkat bicara terkait adanya petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang ditangkap.

Menurut Pigai, pemerintah tidak boleh melarang hak-hak fundamental. Berbagai hak itu meliputi kebebasan berpikir, berperasaan, dan berpendapat.

Apabila hak-hak elementer dilarang negara, maka negara dinilai sudah melakukan tindakan kriminal terhadap demokrasi. Keadaan ini membuat negara semakin destruktif terhadap hak hidup rakyat.

"Jika hak2 elementer sj dilarang negara maka negara sudah lakukan tindakan kriminal terhadap demokrasi," kata Pigai, dikutip dari cuitannya, Selasa (13/10/2020).

Pernyataan ini disampaikan Pigai, sambil mengunggah pernyataan dari Presidium KAMI Din Syamsuddin. Din membenarkan tiga orang koleganya ditangkap oleh pihak Kepolisian.

Tiga petinggi KAMI yang ditangkap adalah Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Anton Permana.

Pernyataan Pigai ternyata mendapatkan komentar dari warganet.

"Semoga Bangsa Indonesia diberi kekuatan dalam menghadapi transisi bersejarah ini!!
Mari kita bersatu dan wujudkan masa keemassan Bangsa Indonesia," cuit @AliyudinRahman.

"Gaya2 orba dipakai, padahal jaman sdh terbuka. Ya habis itu rejim sontoloyo," cuit @sofianridha.

"Ini negara opancasila atau negara otoriter....," cuit @tisna1975.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani