• News

  • Peristiwa

Minta Luhut cs Klarifikasi Tudingan Demokrat di Balik Demo UU Ciptaker, Ini Ancaman AA

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Andi Arief meminta klarifikasi sejumlah petinggi negara terkait tudingan Partai Demokrat berada dibalik unjukrasa penolakan UU Omnibus Law atau Ciptakerja beberapa waktu lalu.

Jika klarifikasi urung dilakukan, ia pun mengancam, tak ada jaminan ketegangan politik akan mereda.

"Kalau sampai tidak ada klarifikasi dari Pak @mohmahfudmd, Pak Airlangga, Pak Luhut dan BIN atas tuduhan bahwa Pak SBY, AHY dan demokrat yang difitnah di belakang demo besar ini, maka tidak ada jaminan ketegangan politik akan mereda," kata Andi Arief dalam akun Twitternya, @AndiArief.

Gelombang aksi demo besar-besaran menolak Undang-undang omnibus law Cipta Kerja terjadi di berbagai daerah di Indonesia pada Kamis (8/10/2020) lalu. 

Tak sedikit di beberapa wilayah, aksi demo menolak UU Ciptaker tersebut yang berujung ricuh hingga membuat beberapa fasilitas publik pun rusak parah.

Menanggapi aksi demo tersebut, sejumlah pihak menilai bahwa aksi itu didalangi oleh seseorang dan memang sudah direncanakan jauh sebelum UU tersebut disahkan.

Beberapa pihak menyebut bahwa dalang dibalik kerusuhan aksi demo menolak UU Ciptaker itu adalah SBY atau Partai Demokrat.

Sebelumnya, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat Ossy Dermawan meminta agar sejumlah pihak tidak asal tuduh. Ossy juga menegaskan, demo penolakan UU Ciptaker bukanlah inisiasi Partai Demokrat.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli