• News

  • Peristiwa

Refly Harun Sebut UU Ciptaker Ilegal

Refly Harun Sebut UU Ciptaker Ilegal
CNBC
Refly Harun Sebut UU Ciptaker Ilegal

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menilai, Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) ilegal. Pasalnya pembicaraan UU tidak partisipatif dan tidak terbuka, hingga masyarakat tidak bisa mengakses UU yang asli, minimal dalam format pdf.

Refly mengaku, dirinya sendiri telah kendapatkan UU tersebut. Akan tetapi Refly ragu, apabila itu adalah naskah UU yang final pasalnya dia ketahui ada beberapa versi UU yang telah beredar.

"Pembentukan UU nya tidak benar. Ini (UU) ilegal. Inkonstitusional," kata Refly, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Jumat (16/10/2020).

Lebih lanjut Refly merasa sedih karena kebebasan semakin sempit dan perbedaan pendapat seolah tidak ditolerir lagi. Baginya pembentukan UU ini sebuah tragedi dan kontroversi.

"Kalau dibawa ke Mahkamah Konstitusi harusnya dibatalkan. Buat UU sangat tidak benar," tegas dia.

Refly bahkan heran, DPR bisa sahkan UU tanpa adanya naskah final. Anggota DPR juga diketahuinya, sebagian besar tidak memilili naskah final yang asli UU Ciptaker.

"Padahal anggota DPR harusnya tahu apa yang diputuskan. Kalaupun ada yang mau sampaikan keberatan, jadi tidak memiliki dasar," jelas dia.

Refly sudah cap bahwa pembentukan UU Ciptaker tidak baik dan tidak benar. Disahkan "di ruang gelap", muncul beberapa versi dengan perbedaan jumlah halaman, berujung bingung, dan tidak diketahui keberadaan naskah yang asli.

"Mana naskah resmi, final? Anggota DPR saling silang pendapat. Naskah-naskah seperti di edit, banyak muncul beberapa versi yang buat bingung," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani