• News

  • Peristiwa

Difitnah Anti Islam tapi Bakal Ada Masjid JKW di Arab, MLT: Apa Kabar yang Lagi Ngekos?

Ilustrasi Habib Rizieq Shihab dan Presiden Jokowi
Foto: seword
Ilustrasi Habib Rizieq Shihab dan Presiden Jokowi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA,Yang Mulia Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, telah memerintahkan untuk membangun masjid yang akan diberi nama Presiden RI Joko Widodo, di Wilayah Diplomatik di Abu Dhabi.

Demikian dilaporkan kantor berita resmi UEA, Emirates News Agency, Selasa (20/10/2020).

Berita tersebut sontak mendapat sorotan warganet. Akun FB @Mak Lambe Turah, Rabu (21/10/20) membagikan tautan dan mencuit: "Pak Jokowi itu orang Islam, sholat, zakat, puasa, haji. Masuk urutan 13 dari 50 muslim paling berpengaruh di dunia dan kini namanya dijadikan nama jalan di Arab. Habis itu mau dibikin masjid lagi."

"Kok anehnya Pak Jokowi sering difitnah anti arab dan anti islam...? apa kabar yang lagi ngekos... absen aja," sambung MLT.

Sebelumnya Yang Mulia Sheikh Mohamed juga memerintahkan untuk mengganti nama Al Ma'arid Street, salah satu jalan utama ibu kota, menjadi nama Presiden Joko Widodo untuk menghormati Presiden RI.

Arahan tersebut datang sebagai pengakuan dan apresiasi atas persahabatan erat Presiden Indonesia dengan UEA dan upayanya dalam mempererat hubungan kedua negara di banyak bidang, termasuk ekonomi, perdagangan dan pembangunan.

Anggota Dewan Eksekutif Abu Dhabi dan Ketua Kantor Eksekutif Abu Dhabi, H.H. Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, meresmikan Jalan Presiden Joko Widodo, dalam upacara bertepatan dengan peringatan terpilihnya Widodo sebagai Presiden RI.  
Jalan Presiden Joko Widodo terletak di jantung kawasan pusat bisnis Abu Dhabi.

Landmark utama jalan ini termasuk Abu Dhabi National Exhibition Centre, ADNEC, pusat acara, konferensi, dan pameran internasional terkemuka yang dihadiri oleh para ahli dari seluruh dunia, dan kantor pusat perusahaan, bisnis, dan entitas pemerintah terkemuka.

Jalan ini berlokasi strategis di Diplomatic Area, yang menampung banyak kedutaan besar asing di Abu Dhabi, ibukota UEA.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Falah Mohammed Al Ahbabi, Ketua Departemen Kotamadya dan Transportasi; Husin Bagis, Duta Besar RI untuk UEA; Dr. Mohammed Matar Al Kaabi, Ketua Umum Otoritas Umum Urusan Islam dan Pemberkahan; Saif Saeed Ghobash, Direktur Jenderal Kantor Eksekutif Abu Dhabi; Mohamed Rashed Ahmed Al Hameli.  

Kemudian Sekretaris Jenderal Dewan Eksekutif Abu Dhabi; Shehab Ahmed Al Fahim, Asisten Sekretaris Bawah Urusan Protokol di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional; Ahmed Al Hai Al Hameli, Direktur Departemen Asia Timur dan Pasifik di Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional; Mayor Jenderal Maktoum Ali Al Sharifi, Direktur Jenderal Polisi Abu Dhabi; dan Saif Bader Al Qubaisi, Direktur Jenderal Kotamadya Kota Abu Dhabi.

Dalam kunjungan resmi ke Abu Dhabi awal 2020, Presiden Widodo dan Sheikh Mohamed bin Zayed menghadiri penandatanganan 16 perjanjian dan nota kesepahaman berbagai entitas dan lembaga di UEA dan Indonesia, untuk meningkatkan kerja sama timbal balik di berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, energi, pelabuhan, lingkungan, serta urusan dan pemberkahan Islam. ( Emirates News Agency)

Editor : Taat Ujianto