• News

  • Bisnis

Regenerasi Kepemimpinan Berlanjut, Darmawan Junaidi Jadi Dirut Bank Mandiri

Darmawan Junaidi diberikan mandat menjadi Direktur Utama perseroan, menggantikan Royke Tumilaar.
Infobank news
Darmawan Junaidi diberikan mandat menjadi Direktur Utama perseroan, menggantikan Royke Tumilaar.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bank Mandiri melanjutkan regenerasi kepemimpinan dengan mulus pasca penunjukkan talenta internal sebagai nahkoda salah satu bank beraset terbesar di Indonesia tersebut. 

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Mandiri di Jakarta, Rabu (21/10/2020), Darmawan Junaidi diberikan mandat menjadi Direktur Utama perseroan, menggantikan Royke Tumilaar yang diangkat menjadi Direktur Utama BNI pada September lalu. 

Pemegang saham juga merestui Alexandra Askandar menjadi Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, sedangkan Sigit Prastowo akan menjabat Direktur Keuangan dan Strategi. Alexandra sebelumnya adalah Direktur Corporate Banking Bank Mandiri dan Sigit sebelumnya pernah menjabat Direktur Keuangan di BNI.

Selain tiga posisi tersebut, RUPS LB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan, dan Susana Indah Kris Indriati menjadi Direktur Corporate Banking. Adapun posisi Direktur Operations akan dijabat oleh Tony Eko Boy Subari.

Dengan demikian, susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut: Direktur Utama Darmawan Junaidi; Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar; Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin; Direktur Information Technology Rico Usthavia Frans; Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Agus Dwi Handaya; Direktur Commercial Banking Riduan; Direktur Treasury dan International Banking Panji Irawan; Direktur Jaringan dan Retail Banking Aquarius Rudianto, Direktur Hubungan Kelembagaan Rohan Hafas, Direktur Corporate Banking Susana Indah Kris Indriati; Direktur Operations Tony Eko Boy Subari serta Direktur Keuangan dan Strategi Sigit Prastowo.

Adapun Hery Gunardi mendapatkan tugas dari Kementerian BUMN untuk menyelesaikan merger bank-bank BUMN Syariah. Penugasan tersebut dilatarbelakangi kecakapan dan pengalaman Hery dalam mengawal proses merger pembentukan Bank Mandiri sebelumnya sehingga diharapkan akan membantu proses merger bank-bank BUMN syariah agar berjalan mulus. 

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengemukakan, penunjukkan bankir internal untuk mengisi pucuk pimpinan perseroan merupakan bentuk kepercayaan pemegang saham kepada sistem pengembang sumber daya manusia di Bank Mandiri dalam pembentukan talenta terbaik untuk dapat membawa Bank Mandiri menjadi institusi keuangan terbaik di Tanah Air. 

“Dengan komposisi direksi ini, kami optimis jajaran direksi akan semakin solid dan kompak dalam membawa Bank Mandiri mengarungi kondisi perekonomian di tengah pandemi covid-19. Apalagi tantangan di industri perbankan terus meningkat karena ketidakpastian ekonomi ke depan, persaingan usaha yang semakin ketat serta perkembangan teknologi finansial dalam berbagai aspek kehidupan sehingga dibutuhkan solusi inovatif untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan,” kata Rully Setiawan. 

Dia melanjutkan, pengurus baru juga diyakini akan dapat mendukung berbagai program nasional untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia, baik melalui program penyaluran pembiayaan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), program restrukturisasi kredit UMKM, maupun program bantuan sosial kepada masyarakat terdampak covid-19.

“Atas kerja keras, sumbangsih dan dedikasi yang diberikan, tak lupa Bank Mandiri juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang dalam kepada pengurus perseroan sebelumnya serta mendoakan keberhasilan dalam pekerjaan ataupun mandat lain yang diberikan,” kata Rully.   

Tentang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, SME & Micro, Consumer Banking, Treasury serta Financial Institutions. Bank Mandiri pada saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah),  Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (pembiayaan modal ventura). 

Hingga Juni 2020, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.322 jaringan kantor, yang tediri dari 2.582 kantor cabang dan 1.740 kantor mikro. Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking yang meliputi Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14.000.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati